Tiga trayek APTB Bekasi-Jakarta resmi beroperasi
Merdeka.com - Pemerintah Kota Bekasi bekerjasama dengan Provinsi DKI Jakarta, hari ini resmi mengoperasikan tiga trayek baru Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB).
Trayek baru itu, di antaranya jurusan Terminal Bekasi-Tanah Abang (APTB 07) melalui pintu tol Bekasi Timur, jurusan Terminal Bekasi-Bundaran Hotel Indonesia melalui pintu tol Bekasi Timur, serta jurusan Mega Bekasi-Bundaran Hotel Indonesia melalui pintu tol Bekasi Barat.
Dua operator yang ditunjuk oleh Pemprop DKI untuk menyediakan bus APTB, di antaranya Perusahaan Pengangkutan Djakarta (PPD) menyiapkan 15 armada untuk tujuan Bundaran HI baik dari Terminal Bekasi ataupun dari Mega Bekasi, sedangkan Mayasari Bhakti menyiapkan 10 armada.
Untuk sekali jalan, warga yang akan menggunakan APTB trayek baru, dikenakan tarif sebesar Rp 6.500. Saat tiba di Jakarta APTB akan masuk ke jalur busway. Sehingga membuat kendaraan lebih cepat sampai tujuan, karena hambatannya sedikit.
Tiket sebesar Rp 6.500 yang dibeli untuk naik APTB, sudah termasuk tiket untuk Transjakarta. Jadi, pemilik tiket APTB dari Bekasi, nantinya bisa berhenti di Halte Transjakarta koridor manapun, dan transit ke tujuan yang mereka inginkan.
"Kalau beli tiket di luar sistem Transjakarta, harganya Rp 6.500. Tapi kalau beli di dalam sistem atau dari Jakarta ke Bekasi tiket dijual seharga Rp 5.000," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono, Selasa (21/05).
Udar mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan loket khusus bagi warga yang ingin naik APTB menuju Bekasi. Loket itu tersendiri di beberapa halte Transjakarta.
APTB bukan hanya dioperasikan di Bekasi, namun juga di daerah penyangga lainnya seperti Bogor, dan Tangerang. Sejauh ini APTB yang sudah beroperasi adalah dari Cibinong Bogor, Ciputat Tangerang Selatan, dan Terminal Tangerang.
Pemerintah Kota Bekasi menyambut baik dioperasikannya APTB trayek baru. Melalui sambutannya Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Rayendra Sukarmadji berharap angkutan massal jenis ini bisa terus dikembangkan.
"Penduduk Kota Bekasi kini mencapai 2,5 juta jiwa. Sebagian besar melakukan aktivitas di Jakarta, atau warga komuter. Namun penggunaan angkutan umum hanya 27,2 persen. Kita harap dengan adanya APTB ini, penggunaan kendaraan pribadi bisa berkurang. Sehingga kemacetan bisa teratasi," katanya. (mdk/has)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya