Tiga santri asal Depok yang terseret ombak di Garut ditemukan tewas
Merdeka.com - Tiga dari lima santri Pondok Hidayatullah Depok, Jawa Barat, yang hilang terseret ombak di Pantai Cidora Cilame Kecamatan Rancabuaya Kabupaten Garut, ditemukan tewas. Tiga jenazah santri yang ditemukan atas nama Muhammad Faisal Ramadhana, Khalid Abdullah Hasan dan Rijal Amarullah.
"Ditemukan sekitar pukul 15.30 WIB," kata Sekretaris Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Iwan Ruswanda, Rabu (16/7).
Jenazah Muhammad Faisal Ramadhana diserahkan kepada pihak keluarga di Kampus Pondok Pesantren Hidayatullah Depok. Untuk jenazah Khalid Abdullah Hasan langsung diantar menuju ke rumah duka di Bekasi. Sedangkan Rijal Amarullah menuju rumah duka di Banten.
"Itu yang bisa kami sampaikan," ujar Iwan.
Dia menjelaskan, berdasarkan keterangan dari salah satu santri yang selamat yakni Muhammad Izzuddin Assulthan mengungkapkan ketika itu ia bersama 13 temannya yang lain sedang berdiri di pinggir pantai. Mendadak air laut pasang dan menyeret para santri itu.
"Jadi bukan berenang, melainkan mereka ini sedang berdiri di pinggir pantai. Tidak disadari air pasang, ternyata kaki mereka sudah tidak menapak di pasir dan langsung terseret arus," kata Iwan.
Dia menuturkan sesaat sebelum kejadian korban lain yang tewas yakni Rijal Amarullah menelepon untuk meminta pulsa. Namun setelah ditelepon balik ternyata sudah tidak ada jawaban.
"Jadi rombongan tetap mengindahkan adanya larangan untuk tidak berenang, namun datangnya ombak besar yang tiba-tiba membuat segalanya berubah sangat cepat," tuturnya.
Dua santri lain yang hilang yakni Wisnu Dwi dan Muhammad Syaifullah Abdul Aziz (Bandung) masih dalam pencarian.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya