Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tiga Barracuda & satu panser Anoa telah siaga jelang aksi 212 di DPR

Tiga Barracuda & satu panser Anoa telah siaga jelang aksi 212 di DPR Barracuda dan truk kompi di Balai Sudirman. ©2016 Merdeka.com/Anisyah Yusepa

Merdeka.com - Forum Umat Islam (FUI) dan sejumlah ormas gabungan berencana melakukan aksi menuntut Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dicopot sementara dari jabatan gubernur DKI Jakarta di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Selasa (21/2) besok. Sebanyak 367 personel gabungan Polri dan TNI dikerahkan untuk mengawal aksi tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Dwiyono mengatakan, pasukan pengamanan tersebut terdiri dari anggota TNI AU (Paskhas), TNI AL, TNI AD, Provost Kodam Jaya. Sedangkan dari kepolisian berupa satuan gegana, satuan narkoba, Intelkam, Sabhara, dan Pengamanan Dalam DPR.

"Kita melakukan pengamanan di gedung MPR/DPR. Massa sebagian besar sudah hadir di seputar gedung MPR/DPR. Mereka sudah bergerak pada H-1 atau setelah salat Subuh. Jangan sampai kita kedahuluan," kata Dwiyono saat apel pasukan pengamanan aksi 212 di Gedung DPR, Jakarta, Senin (20/2).

Dwiyono mengatakan, kendaraan taktis seperti Barracuda, Anoa, Water Conan juga sudah disiagakan sejak malam ini untuk mengawal aksi tersebut. Hingga sore ini sudah ada tiga kendaraan Barracuda, dan satu panser Anoa di lingkungan gedung DPR.

Dwiyono menambahkan, personel keamanan juga akan melakukan pengecekan dan pemasangan kawat berduri di beberapa kawasan gedung DPR. Untuk titik pengamanan aksi yang disebut 212 itu sendiri berada di pintu belakang gedung DPR/MPR, gerbang utama Jalan Gatot Subroto dan Manggala Wanabakti, Mesjid Abdurrahman.

"Kita lakukan pengecekan perlengkapan dan personel sekaligus pasang barrier atau kawat berduri sehingga besok pagi sudah siap. Jangan sampai kendaraan taktis disiapkan besok pagi," ujar Dwiyono.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP