Tiba di Medan, jenazah korban gempa Palu disambut tangisan keluarga
Merdeka.com - Suasana duka menyelimuti kediaman Agnes Kristina Sitorus (23) di Jalan Aribawa Utama, Komplek Bali Indah, Tanjung Gusta, Medan, Kamis (4/10). Tangis keluarga pecah menyambut kedatangan jenazah perempuan yang turut menjadi korban gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) itu.
Agnes merupakan CPNS Polisi Kehutanan yang bertugas di Taman Nasional Kepulauan Togean, Sulteng. Jebolan Universitas Diponegoro ini merupakan salah seorang korban meninggal dunia yang ditemukan di Hotel Roa-Roa, Palu.
"Dia ditemukan dua hari lalu, Selasa (2/10)," kata Richard Sirait, teman sekantor yang turut mengantar jenazah Agnes dari Palu.
Jenazah Agnes tiba di rumah duka sekitar pukul 15.30 Wib. "Rencananya akan kita makamkan besok," kata Kristanto Sitorus, paman korban.
Sebelumnya, jasad Agnes diterbangkan dari Palu menggunakan Hercules ke Balikpapan. Selanjutnya, jenazahnya dibawa dengan pesawat Batik Air ID 6886.
Di Bandara Kualanamu, jenazah disambut Wakapolres Deli Serdang Kompol Arnis dan perwakilan BKSDA di terminal kargo Bandara Kualanamu, Deli Serdang, sekitar pukul 12.00 Wib. Selanjutnya dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans RS Bhayangkara Medan.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya