Tes urine positif narkoba, anak wakil bupati Maros mengaku 5 tahun konsumsi sabu
Merdeka.com - Andi Arjab Ajib (32), salah satu putra wakil bupati Maros, Sulsel, Andi Harmil Mattotorang, ditangkap Subdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel pada Selasa, (6/3) lalu. Sampai hari ini, Andi masih diperiksa di Mapolda Sumsel.
Andi yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Maros ditangkap bersama tiga rekannya di sebuah rumah kosong di Jalan Cemara, Kelurahan Alliritengngae, Kecamatan Turikale, Maros. Saat itu, mereka siap-siap menggunakan sabu dan ketika dilakukan penggeledahan ditemukan satu saset serbuk yang diduga sabu.
"Hasil interogasi sementara, tersangka AA mengaku telah mengonsumsi narkoba sejak lima tahun lalu dan pernah jalani rehabilitasi," ungkap Kasubdit II Dit Res Narkoba Polda Sulsel, AKBP Musa Tampubolon, di Mapolda Sumsel, Kamis (8/3). Dalam jumpa pers itu turut hadir Kabag Bin Ops Dit Res Narkoba Polda Sulsel, AKBP Kamaluddin.
Tiga rekan Andi yang ikut ditangkap adalah YB, (36), H alias E, (25) dan HH, (31). Ketiganya juga berprofesi sebagai PNS dan wiraswasta.
"Dari hasil tes urine, semuanya positif gunakan sabu dan keempatnya telah ditetapkan sebagai tersangka sembari kita terus lakukan pendalaman dan pengembangan," kata AKBP Musa Tampubolon menambahkan.
Kasus ini terungkap setelah polisi mendapatkan laporan lokasi penangkapan yang merupakan rumah kosong sering dijadikan tempat penyalahgunaan narkoba. Beberapa minggu dilakukan penyelidikan dan akhirnya lanjut ke penggerebekan dan ditemukanlah empat tersangka ini.
Hasil pengembangannya, ditangkap lagi satu orang pelaku bernama RT (36) setelah polisi memakai modus under cover buy dengan barang bukti 20 gram sabu juga alat timbang digital. RT diduga bandar setelah polisi melihat jumlah dan jenis barang bukti yang dikuasainya. Pengakuan Andi, sabu yang kerap dikonsumsinya itu antara lain berasal dari lelaki RT.
Adapun Andi Arjab Ajib sendiri bersama tiga rekannya sementara masih disangkakan sebagai pengguna namun tidak tertutup kemungkinan di antaranya ada juga pengedar dan bandar. Dalam kasus ini pula, satu pria inisial D semula hendak ditangkap di Kabupaten Gowa namun melarikan diri.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya