Terungkap Bukti-Bukti Mengejutkan Saat Polisi Tangkap Perusuh 22 Mei di Jakarta

Jumat, 24 Mei 2019 05:00 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Terungkap Bukti-Bukti Mengejutkan Saat Polisi Tangkap Perusuh 22 Mei di Jakarta Massa bentrok dengan polisi di Petamburan. ©2019 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Kondisi Jakarta mulai kondusif pasca kerusuhan 22 Mei 2019. Massa aksi berhasil dibubarkan polisi pada Rabu (22/5) dini hari. Dari aksi tersebut polisi meringkus 257 orang, di antaranya diduga provokator. Polisi telah menetapkan mereka sebagai tersangka.

Tak hanya itu, polisi juga menemukan banyak bukti mengejutkan saat menangkap para perusuh 22 Mei 2019 di Jakarta. Berikut bukti-buktinya:

1 dari 4 halaman

Celurit dan Bom Molotov

Saat melakukan penangkapan 257 perusuh, polisi juga mengamankan banyak bukti di antaranya adalah celurit, bom molotov dan busur panah. Polisi melakukan penangkapan di tiga lokasi, yaitu di depan Kantor Bawaslu, Petamburan dan Gambir.

"Dari Bawaslu ada barang bukti bendera hitam, mercon dan petasan, kemudian juga ada beberapa handphone dilakukan penyitaan. Di Petamburan yang kita amankan yang pertama, celurit kemudian ada busur panah dan bom molotov," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono di Kantor Polda Metro Jaya, Rabu (22/5).

Argo menegaskan, 257 tersangka perusuh ini dijerat Pasal 170, 212, 214dan 218 KUHP. Namun untuk tersangka yang diamankan dari Petamburan mendapatkan tambahan Pasal 187 KUHP.

2 dari 4 halaman

Polisi Temukan Uang Dolar dan Rupiah

Sejumlah barang bukti turut disita polisi dari perusuh 22 Mei 2019. Yang mengejutkan, polisi menemukan uang dolar dan ratusan ribu rupiah di dalam amplop. Pada amplop itu disematkan nama dari pemilik amplop tersebut.

"Uang USD 2.760. Di Petamburan ada uang di amplop ada namanya, dari isi Rp200 ribu sampai Rp500 ribu. Amplop ini ada uangnya semua. Ada juga uang Rp5 juta, itu untuk operasional," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono di Kantor Polda Metro Jaya.

3 dari 4 halaman

Senapan M-4 Carbine

Sejak minggu (19/5) hingga Selasa (21/5), polisi sudah menangkap beberapa orang yang diduga akan melakukan aksi pada 22 Mei. Dari penangkapan itu, polisi menemukan berbagai bukti.

Salah satunya yang paling mengejutkan yaitu senjata api jenis M4. "Ini yang minggu lalu tanggal 19 Mei. Senjata jenis M4 yang dilengkapi dengan peredam. Jadi kalau ditembakkan suaranya tidak kedengaran. Kemudian juga dilengkapi tanpa pisir TNI artinya bisa dipakai teleskop untuk sniper," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Selain itu, diamankan juga senjata revolver jenis taurus, glock meyer 22 berikut sejumlah peluru 2 dus.

4 dari 4 halaman

Ambulans Bawa Batu

Satu unit ambulans diamankan polisi pada 22 Mei 2019. Ambulans itu membawa bongkahan batu, dan uang, tidak ada alat medis di dalam mobil itu. Ambulans diamankan dari Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Yang menjadi sorotan pada ambulans itu terdapat stiker bertuliskan Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kota Tasikmalaya di kaca depan.

Di kaca belakang, terpampang gambar pasangan capres-cawapres nomor urut 02, dan tulisan Adil Makmur bersama Prabowo-Sandi.

"Tentunya nanti para saksi yang mengetahui tentang skenario itu akan diminta keterangan. Kalau ada keterlibatan partai politik akan didalami terus siapa aktor intelektual di balik itu semua," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo. [has]

Baca juga:
Ombudsman Bakal Panggil Kepolisian Terkait 7 Orang Meninggal Saat Ricuh 21-22 Mei
Empat dari 257 Tersangka Kerusuhan 21-22 Mei Positif Narkoba
Lokasi Mobil Terbakar di Petamburan Jadi Tempat Ngabuburit Warga
Mobil Yang Terbakar Akibat Demo 22 Mei Bisa Dapat Asuransi? Ini Penjelasan AAUI

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini