Tertimbun Selama Tiga Hari, Bocah Lima Tahun Selamat dari Gempa Cianjur

Kamis, 24 November 2022 08:17 Reporter : Nur Habibie
Tertimbun Selama Tiga Hari, Bocah Lima Tahun Selamat dari Gempa Cianjur Pencarian korban tertimbun longsor akibat gempa di Cijendil Cianjur. ©2022 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Pasukan TNI dan Polri telah mengevakuasi bocah berumur lima tahun yang terjebak dalam reruntuhan bangunan akibat gempa Cianjur yang terjadi pada Senin (21/11) siang. Anak laki-laki berinisial A itu ditemukan dalam kondisi masih hidup.

"Jadi, dalam proses pencarian kemarin (23/11), tim di lapangan, saat membongkar puing-puing ternyata ditemukan seorang korban anak berusia 5 tahun, alhamdulillah masih hidup," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dalam keterangannya, Kamis (24/11).

Ia menjelaskan, anak yang ditemukan tiga hari pascagempa terjadi tersebut merupakan salah satu korban di Kampung Rawacina, Desa Nagrek. Dia ditemukan tepatnya pada pukul 10.46 WIB.

Setelah ditemukan, kata Dedi, anak tersebut langsung dibawa untuk mendapatkan pertolongan medis. "Anak itu kemudian langsung diberikan pengecekan dan bertemu dengan orang tuanya," jelasnya.

2 dari 2 halaman

Hingga saat ini, berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih terdapat 40 korban dilaporkan hilang. Dalam proses pencariannya, Polri telah mengerahkan personel Brimob hingga anjing pelacak atau K9.

"Proses pencarian dan evakuasi akan terus dilakukan dengan kolaborasi lintas sektoral, seperti BNPB, Basarnas, TNI, Polri, dan para relawan yang terlibat," ujarnya.

Tak hanya itu, personel Polri juga dikerahkan untuk memberikan trauma healing kepada seluruh korban gempa Cianjur. Di samping itu, upaya pemenuhan kebutuhan bahan pokok dan medis bagi puluhan ribu pengungsi di sejumlah titik maupun warga yang masih terisolir menggunakan helikopter terus berjalan.

"Rencana pagi ini kembali akan disalurkan bantuan makanan bagi korban gempa Cianjur di daerah terisolir dengan menggunakan helikopter yang take off dari pondok cabe, dipimpin oleh Karomultimedia Divhumas Polri dan Kabagdalops Sops Polri," tutupnya.

Diketahui, gempa bumi dengan magnitudo 5,6 melanda wilayah barat daya Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 21 November 2022, pukul 13.21 WIB. Menurut BMKG, pusat gempa bumi itu berada di koordinat 6,84 Lintang Selatan dan 107,05 Bujur Timur, sekira 10 kilometer barat daya Kabupaten Cianjur, pada kedalaman 10 km.

Gempa yang getarannya dirasakan hingga wilayah Jakarta, Bekasi, Depok, Bogor dan wilayah di Jawa Barat lainnya itu menurut BMKG tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

[fik]

Baca juga:
Gelap di Pengungsian Korban Gempa Cianjur
BMKG Perkirakan Gempa Susulan Cianjur Berakhir 4-7 Hari ke Depan
Cerita Ipda Sutrisno Temukan Azka Selamat dari Timbunan Gempa Cianjur: Mukjizat Tuhan
Pengungsian Penuh, Korban Gempa Cianjur Bersama Bayinya Berteduh di Kandang Sapi
Cerita BIN dari Kampung Terisolir di Cianjur Akibat Gempa: Bantuan Terbatas
BNPB Sarankan Warga Kirim Bantuan ke Posko: Jangan Bergerak Sendiri, Bikin Macet
Atur Lalu Lintas, Donasi Harun Al Rasyid untuk Korban Gempa Cianjur

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini