Tertangkap Main Judi Online, 9 Orang Ini Dipastikan Malam Tahun Baru di Penjara

Selasa, 1 Januari 2019 00:13 Reporter : Moch. Andriansyah
Tertangkap Main Judi Online, 9 Orang Ini Dipastikan Malam Tahun Baru di Penjara Penjudi Online Ditangkap Polda Jatim. ©2018 Merdeka.com/Mochammad Andriansyah

Merdeka.com - Gara-gara tertangkap basah main judi online, sembilan orang terdiri delapan laki-laki dan satu perempuan, ini dipastikan bakal merayakan malam Tahun Baru 2019 di balik jeruji besi Mapolda Jawa Timur, Senin (31/12).

"Kami mengamankan sembilan tersangka pelaku judi online, salah satunya wanita," kata Kasubdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Jawa Timur, AKBP Leonard Sinambela.

Dijelaskan Leonard, tiga dari sembilan tersangka itu, yaitu inisial KW, HNR, dan FN merupakan pengelola bisnis atau bandar judi online, seperti judi bola, togel, dan cap jiki. "Sisanya (6 orang), ditangkap saat bermain judi cak jiki," ucapnya.

Para tersangka ini, lanjutnya, ditangkap di tempat berbeda yaitu di Surabaya, Nganjuk, Mojokerto, dan Ponorogo. "Dalam seminggu, para tersangka melakukan perjudiannya sebanyak lima kali. Wilayah operasi mereka luas, lintas provinsi."

Dalam setiap permainan judi online, masih jelas Leonard, para tersangka bisa meraup keuntungan sekitar 0,5 persen dari nilai taruhan.

"Sekali putaran (main), masing-masing tersangka memperoleh total keuntungan Rp 1 juta sampai puluhan juta rupiah. Paling tinggi diperoleh para tersangka, dari judi bola," ungkapnya.

Selain menangkap tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti (BB). Untuk judi online, BB yang diamankan di antaranya; uang tunai Rp 68 juta, dua unit handphone, tiga kartu ATM, dua lembar kertas, pulpen, dan kalkulator.

Sementara dari jenis judi lainnya, polisi menyita BB berupa dua unit laptop, dua unit handphone, modem, dan satu kartu ATM. [bal]

Topik berita Terkait:
  1. Judi Online
  2. Perjudian
  3. Surabaya
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini