Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Terlambat Serahkan Paspor, Jemaah Haji Ditinggal Kloternya ke Makkah

Terlambat Serahkan Paspor, Jemaah Haji Ditinggal Kloternya ke Makkah Masjid Bir Ali, Tempat Miqat Jemaah Haji dari Madinah. ©2023 Media Center Haji2023

Merdeka.com - Proses pemberangkatan jemaah haji dari Madinah ke Makkah terus berlangsung. Ada jemaah yang terpaksa ditinggal. Selain sakit, ternyata ada jemaah yang kehilangan paspor dan terlambat menyerahkan ke petugas.

Kepala Seksi Bidang Layanan Kedatangan dan Kepulangan Daerah Kerja Madinah, PPIH Arab Saudi, Cecep Nursyamsi, mengatakan, sejak awal, jemaah telah diminta untuk menyetorkan paspor mereka ke petugas. Namun, ada saja jemaah yang enggan melakukannya.

"Mungkin tidak percaya saat ada orang yang minta paspor di bandara. Ia mempertahankan paspor itu," ujar Cecep, di Kantor Urusan Haji Indonesia, Daker Madinah, Arab Saudi.

Menurut Cecep, petugas sudah melakukan penyisiran kloter-kloter mana saja yang belum lengkap terkumpul paspor-paspor milik seluruh jemaah. Bahkan, para ketua kloter diberi arahan agar meminta paspor dari jemaah yang belum menyetorkan.

"Hari ini ada tiga paspor yang dikumpulkan setelah kita berikan warning kepada ketua kloter," papar Cecep.

Dijelaskan Cecep, para jemaah yang tertinggal kloternya berangkat ke Mekah, disusulkan berangkat bersama kloter selanjutnya. Mereka akan dikembalikan ke kloter masing-masing setiba di Mekah.

Selain sembilan jemaah yang lambat menyerahkan paspor, dua jemaah lainnya juga tertinggal kloter mereka bertolak ke Mekah. Kedua jemaah kehilangan paspor sehingga harus dibuatkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP).

Proses penerbitan SPLP, menurut Cecep, perlu waktu beberapa jam. Setelah SPLP terbit, jemaah bisa diberangkatkan bersama kloter berikutnya.

Pengumpulan paspor jemaah haji dilakukan di bandara kedatangan di Arab Saudi. Paspor-papor tersebut diproses oleh muasassah, perusahaan yang ditunjuk otoritas Mekah untuk mengurus transportasi hingga pembagian maktab jemaah haji, termasuk dari Indonesia.

Jemaah haji baru akan menerima kembali paspor mereka jelang pemulangan ke Tanah Air.

Fase kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang pertama dari Madinah ke Mekah berlangsung 1-16 Juni 2023. Fase kedatangan jemaah haji gelombang kedua di Makkah akan berlangsung dari 8-22 Juni 2023. Sedangkan puncak pelaksanaan ibadah haji diperkirakan jatuh pada 27 Juni.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP