Tergiur barang murah di medsos, Kusmini tertipu Rp 3 juta

Sabtu, 15 September 2018 02:03 Reporter : Saud Rosadi
Pelaku penipuan online. ©2018 Merdeka.com/Saud Rosadi

Merdeka.com - Kusmini (45), warga Samarinda, Kalimantan Timur, dibikin gigit jari. Uang Rp 3 juta miliknya melayang, setelah dia tertipu barang yang diiklankan di media sosial. Beruntung pelakunya, Buyung (40), berhasil diringkus polisi dan dijebloskan ke penjara.

Buyung ditangkap Kamis (13/9) kemarin, setelah dicari polisi dalam 7 bulan terakhir ini. Kasus itu berawal 8 Februari 2018 lalu. Saat itu, Buyung mengiklankan barang berupa kayu dan seng bekas di media sosial.

"Korban Kusmini ini, berniat beli. Tapi awalnya, dia melihat-lihat dulu. Barang kayu dan seng itu, ternyata masih terpasang di rumah pelaku (Buyung), di kawasan Jalan Muso Salim," kata Kanit Reskrim Polsek Samarinda Kota, Ipda Purwanto kepada merdeka.com, Jumat (14/9).

Korban belakangan tertarik dan menyepakati harga pembelian Rp 3 juta dengan pembayaran dua kali cicilan. "Cicilan pertama dibayar Rp 2 juta, dan cicilan kedua Rp 1 juta dengan cara transfer ke rekening istri pelaku," ujar Purwanto.

Belakangan, setelah uang Rp 3 juta dibayarkan, kayu dan seng bekas sesuai kesepakatan dan perjanjian, tidak kunjung diberikan oleh pelaku. "Bahkan, pelaku ini memberikan kayu yang sudah rusak, dan bukan diambil dari rumahnya itu," terang Purwanto.

Merasa tertipu, korban pun melapor ke Polsek Samarinda Kota. Belakangan, Buyung tidak ada di rumahnya, setelah kepolisian menindaklanjuti laporan Kusmini. Akhirnya, persembunyian Buyung akhirnya berakhir.

"Dalam laporannya waktu itu ke Polsek, korban mengalami kerugian Rp 3 juta," terang Purwanto.

Buyung, kini mendekam di sel penjara Polsek Samarinda Kota. Dia dijerat pasal berlapis, sebagaimana diatur dalam KUHP. "Dengan pasal penipuan dan atau penggelapan," demikian Purwanto. [fik]

Topik berita Terkait:
  1. Penipuan
  2. Penipuan Internet
  3. Samarinda
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini