Terduga simpatisan ISIS ditangkap di Manado hendak menyeberang ke Filipina
Merdeka.com - Polda Sulawesi Utara bersama dengan Detasemen Khusus (Densus) 88 antiteror Polri, kembali menangkap satu orang terduga teroris. Terduga teroris itu bernama Abu Musad, yang ditangkap pada Minggu (12/11) kemarin, di daerah Manado, Sulawesi Utara.
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, untuk dilakukan pendalaman pria asal Banten itu hari ini dibawa ke Jakarta.
"Karena yang bersangkutan akan menyeberang ke Filipina dicurigai, identitasnya dari Banten. Kemudian dibawa ke Mako Lantamal dan dibawa ke Polda Sulawesi Utara," kata Setyo di Kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (13/11).
Setyo menambahkan, jika Abu Musad juga bagian dari negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Abu Musad berencana terbang menuju ke Filipina Selatan, untuk bergabung dengan simpatisan ISIS lainnya.
"Untuk barang bukti itu data-data identitas dia saja, gerak geriknya memang mencurigakan. Dia mengakui memang mau berangkat ke sana," tukasnya.
Hasil dari pendalaman Densus 88 antiteror, saat ditangkap ternyata Abu Musad sudah melakukan komunikasi dengan simpatisan ISIS yang sudah ada di Filipina terlebih dahulu. Dan sampai saat Densus 88 masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait keterlibatan Abu Masad dengan jaringan ISIS yang ada di Filipina.
"Diamankan oleh Lantamal. Dia ada di perbatasan sange lautan. Dan ini sedang didalami apakah sudah ada yang menunggu di perbatasan apa belum. Di handphone-nya dia ada nama-nama yang dicurigai dari Filipina dan Indonesia," tandasnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya