Temui Jokowi di Istana, Ridwan Kamil Beberkan Konsep Ideal Ibu Kota

Rabu, 28 Agustus 2019 15:58 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Temui Jokowi di Istana, Ridwan Kamil Beberkan Konsep Ideal Ibu Kota Gubernur Jabar Ridwan Kamil. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ke Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Dalam pertemuan tersebut, Ridwan Kamil menyampaikan kritikan kepada Jokowi terkait pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur. Sebagai dosen perkotaan, pemindahan ibu kota harus dikaji ulang. Sebab menurutnya lahan yang disiapkan pemerintah terlalu luas.

"Memberikan masukan soal ibu kota. Masukannya kalkulasinya, luas-luasan yang hasil pengalaman saya sebagai dosen perkotaan, asumsinya terlalu luas. Harus dikaji ulang, jangan sampai menghasilkan kota yang terlalu luas, berorientasi mobil lagi," kata Ridwan Kamil usai bertemu Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (28/8).

Seharusnya kata dia, pemerintah bisa menerapkan konsep pembangunan seperti Washington DC, Amerika Serikat yang memiliki luas sekitar 17 ribu hektare dan dihuni 700 ribu penduduk. Menurut dia nantinya masyarakat di masa depan tidak perlu menggunakan transportasi untuk berpergian cukup dengan jalan kaki.

"Jangan dibalik. Jangan mendesain ibu kota baru yang mayoritas untuk mobil, untuk bangunan, tapi kemanusiaan, humaniatiknya tidak maksimal," tutur Ridwan Kamil.

Mendengar kritikan tersebut, Mantan Gubernur DKI Jakarta kata Emil merespons dengan baik. Dia berharap Jokowi bisa mendengar saran tersebut. Jangan sampai nantinya ibu kota baru seperti Brasil yang setelah 50 tahun dicap sebagai kota yang tidak berhasil.

"Beliau sangat senang mendapatkan input karena ini kan. Jangan sampai kita sibuk dengan cara seperti itu, 50 tahun setelahnya mangkrak. Saya mengingatkan saja agar kita merencanakan jauh lebih matang dan lebih baik. Masukan dari masyarakat juga diterima," ungkap Ridwan Kamil. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini