Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tembak rekan saat tangkap rampok, 50 pistol polisi diperiksa

Tembak rekan saat tangkap rampok, 50 pistol polisi diperiksa Ilustrasi Pistol. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Merdeka.com - Peristiwa salah tembak yang terjadi antara anggota Polda Sumsel saat menangkap pelaku perampokan menjadi bahan evaluasi kepolisian setempat. Setidaknya 50 anggota Polresta Palembang yang memiliki pistol diperiksa.

Pemeriksaan dilakukan Propam Polresta Palembang secara detail, Senin (13/2). Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Andi Kumara mengungkapkan, pemeriksaan ini sangat penting dilakukan untuk mengetahui kelaikan senjata api milik anggota dan mengetahui masa berlaku senjata.

"Hari ini ada 50 senpi yang kita cek, apakah masih berlaku atau tidak, juga fisiknya, layak atau tidak," ungkap Andi, Senin (13/2).

Selain itu, kata dia, pihaknya juga sekaligus memeriksa psikologi pemilik senpi. Hal ini untuk menghindari penyalahgunaan penggunaan senjata yang berbahaya itu. "Psikologi anggota kita periksa juga, kita fokuskan," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, dua anggota Ditreskrimum Polda Sumsel mengalami luka tembakan saat berusaha menangkap dua pelaku percobaan perampokan di kawasan Dekranasda, Jakabaring, Palembang, Sabtu (11/2) malam. Sementara satu pelaku diantaranya ditangkap.

Kedua polisi tersebut adalah Brigadir Berry yang terkena tembakan di kaki kanannya dan Brigadir Kurniawan yang mengalami tembakan di dada sebelah kiri. Keduanya kini dirawat di ruang ICU RS Bhayangkara Polda Sumsel.

Sedangkan pelaku yang diamankan bernama Sulaiman. Dia berhasil diamankan setelah dilumpuhkan dengan beberapa tembakan di kakinya. Pelaku juga dirawat di rumah sakit yang sama. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP