Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tebar jaring, nelayan malah temukan mayat mengapung

Tebar jaring, nelayan malah temukan mayat mengapung Ilustrasi mayat. Ilustrasi shutterstock

Merdeka.com - Di tengah cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di selat Bali, tiga nelayan di Jembrana ini nekat melaut. Alhasil bukannya ikan yang didapat jaringnya, tetapi sosok mayat diduga warga negara asing.

Awalnya mereka berangkat melaut dari perairan Yehleh, Desa Pengragoan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana sekitar pukul 07.00 WITA. Saat akan tebar jaring di tengah laut, awalnya mengira sebatang kayu. Namun begitu akan didekati dan hendak singkirkan, ternyata sosok mayat yang sudah membusuk.

Ketiga nelayan itu Agus Haryanto (39), Juhri (47) dan Lukman Hadi (38) warga Jembrana. Mereka berusaha mengevakuasi mayat namun gagal karena terlalu berat. Akhirnya mayat itu diikat dengan menggunakan jaring dan diberi tanda pelampung. Untuk selanjutnya mereka menepi untuk menyampaikan ada temuan mayat ke Polsek Pekutatan.

Kapolsek Pekutatan Kompol KS Yoga dikonfirmasi membenarkan pihaknya menerima laporan dari tiga orang nelayan yang melaporkan telah menemukan mayat mengapung di tengah laut Yehleh, Desa Pengeragoan. Terhadap laporan tersebut pihaknya langsung menindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan Polres Jembrana dan Basarnas Jembrana untuk melakukan evakuasi terhadap mayat tersebut.

"Dari laporan yang kami terima mayat tersebut diduga orang asing berjenis kelamin laki-laki dengan ciri-ciri mengenakan jam tangan merek swatch dan gelang kney hitam," terang KS Yoga, Sabtu (5/8).

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP