Tatapan Mata Berujung Tebasan Golok

Selasa, 19 Mei 2020 00:17 Reporter : Aksara Bebey
Tatapan Mata Berujung Tebasan Golok Ilustrasi borgol. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Gara-gara bertatapan mata, seorang pedagang bakso mendapat penganiayaan diduga dilakukan oleh pemulung. Akibatnya, korban terluka setelah mencoba menahan tebasan golok.

Peristiwa itu terjadi di Gang Irsad Kelurahan Cibadak Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung, Senin (18/5). Sebelumnya, kedua orang tersebut berpapasan dan saling berpandangan.

Tak lama kemudian, tersangka menghampiri korban sambil mengeluarkan senjata tajam berupa golok dan menebaskannya kepada korban. Upayanya itu mendapat perlawanan dengan menahan serangan dengan tangan kosong.

Melihat darah mengucur dari tangan korban, tersangka kemudian berusaha kabur sebelum akhirnya tertangkap oleh warga dan diamankan oleh polisi. Korban sendiri harus mendapat perawatan karena luka di bagian tangan kiri.

Kapolsek Astana Anyar, Kompol Wendi Boyoh mengatakan, tersangka masih dimintai keterangan untuk mengetahui motifnya. Sejauh ini, informasi yang berhasil ia dapatkan, peristiwa itu diduga terjadi karena kesalahpahaman.

"Keduanya berpapasan, bertatap muka begitu langsung terjadi penganiayaan. Saat ini pelaku sedang diperiksa penyidik," jelasnya.

Ia menduga, ada hal yang membuat tersangka tidak terima. Namun, semuanya masih belum bisa dipastikan. "Dugaan pelaku tidak terima lalu membawa golok dan mengarahkannya ke arah kepala korban tapi ditahan oleh korban menggunakan tangannya," ucap dia.

Meski masih belum ditetapkan status hukumnya, tersangka bisa dijerat dengan Pasal 354 ayat 2 KUH Pidana dengan ancaman maksimal 8 tahun. [fik]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Penikaman
  3. Penganiayaan
  4. Bandung
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini