Tangkal Hoaks, KIP Aceh Rekrut 1.265 Relawan Demokrasi

Senin, 14 Januari 2019 21:03 Reporter : Afif
Tangkal Hoaks, KIP Aceh Rekrut 1.265 Relawan Demokrasi Ilustrasi berita hoax. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh telah merekrut 1.265 Relawan Demokrasi yang disingkat Relasi di seluruh Aceh. Relasi ini dibentuk bertujuan untuk menangkal informasi hoaks yang beredar di tengah-tengah masyarakat.

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Pengembangan SDM KIP Aceh, Akmal Abzal mengatakan, mengingat masih minimnya informasi dan sosialisasi tahapan Pemilihan Presiden (Pilpres), Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD). KIP Aceh telah membentuk Relasi yang bertugas untuk menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat.

"Relasi itu menjadi agen of change untuk memberikan informasi yang benar kepada masyarakat," kata Akmal Abzal, Senin (14/1) di kantor KIP Aceh.

Masifnya sebaran informasi hoaks di media sosial dan lainnya, juga mendorong penyelenggara pemilu membentuk Relasi. Keberadaan Relasi, sebut Akmal, menjadi ujung tombak menangkal hoaks di tengah-tengah masyarakat. Baik itu informasi hoaks yang menyasar ke KPU hingga tingkat paling bawah yaitu Panitia Pemungutan Suara (PPS) maupun lainnya.

"Itu menjadi urgensi (sangat penting) tersendiri bagi kami untuk membentuk Relasi segera mungkin, agar bisa tersampaikan informasi yang benar kepada masyarakat," tukasnya.

Relasi yang tersebar per kabupaten/kota sebanyak 55 orang saat ini masih sedang proses seleksi hingga tanggal 22 Januari 2019. Ketua KIP Aceh, Samsul Bahri berharap, tanggal 23 Januari 2019 semua relawan sudah diberikan Training of Trainer (TOT).

"Tanggal 23 Januari 2019 kita berharap semua relawan sudah dibekali bagaimana berkomunikasi dan apa yang hendak disampaikan informasi yang benar," kata Samsul Bahri.

Kata Samsul Bahri, Relasi nantinya akan menjadi penyambung lidah KIP Aceh dan kabupaten/kota untuk menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat. Baik Pilpres, Pileg maupun DPD. Sehingga kedepan tidak ada lagi informasi hoaks yang beredar tentang penyelenggaraan pemilu.

"Keberadaan Relasi nantinya masyarakat bisa membedakan antara hoaks dan informasi yang benar lewat penyelenggara," tutupnya. [rhm]

Topik berita Terkait:
  1. Berita Hoax
  2. Aceh
  3. Banda Aceh
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini