Tangani Lonjakan Covid-19 & Jaga Bebas RS, Pemda Diminta Buka Tempat Isolasi Terpusat

Jumat, 11 Juni 2021 19:43 Reporter : Supriatin
Tangani Lonjakan Covid-19 & Jaga Bebas RS, Pemda Diminta Buka Tempat Isolasi Terpusat Antrean ambulans di RSD Wisma Atlet. ©2021 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - Juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito meminta pemerintah daerah segera mengkonversi tempat tidur di rumah sakit untuk pasien Covid-19. Selain itu, pemerintah daerah perlu membuka tempat isolasi terpusat.

Permintaan ini menyusul meningkat kasus Covid-19 di enam provinsi Pulau Jawa dampak libur Lebaran Idulfitri 2021.

"Buka tempat isolasi terpusat jika memungkinkan untuk menjaga beban rumah sakit dan tenaga kesehatan agar tidak kewalahan," katanya dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube BNPB Indonesia, Jumat (11/6).

Ketua Dewan Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia (UI) ini juga mengingatkan pemerintah daerah mengutamakan penanganan pasien Covid-19 dengan gejala sedang dan berat di rumah sakit. Sementara pasien Covid-19 dengan gejala ringan dan tanpa gejala cukup menjalani isolasi mandiri tempat isolasi terpusat.

"Mohon kerja sama pihak kabupaten dan kota untuk saling bahu membahu secara aktif," ujarnya.

Selain itu, Wiku meminta pemerintah daerah terus menekan laju penularan Covid-19. Pemerintah daerah harus terus mengedukasi masyarakat pentingnya menegakkan protokol kesehatan, menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun.

Dia menegaskan, kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan merupakan kunci dalam memutus rantai penularan Covid-19.

"Ini merupakan peran penting dari masyarakat," katanya.

Sebelumnya, Wiku mengatakan kasus positif Covid-19 di enam provinsi Pulau Jawa naik drastis pada periode 1 hingga 10 Juni 2021. Kenaikan tertinggi terjadi di DKI Jakarta yakni lebih dari 300 persen.

"DKI Jakarta menjadi provinsi dengan kenaikan kasus paling signifikan. Di mana dalam 10 hari saja, kasusnya meningkat lebih dari 300 persen," jelasnya dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube BNPB Indonesia, Jumat (11/6).

Wiku menyebut, pada 1 Juni 2021, kasus harian Covid-19 di DKI Jakarta hanya 519. Pada 10 Juni 2021 langsung naik menjadi 2.091 dalam sehari.

Kenaikan cukup tinggi juga terjadi di DI Yogyakarta mencapai 107 persen. Dari 1 Juni hanya mengalami peningkatan 219, 10 Juni 2021 naik menjadi 455 kasus.

"Jawa Timur kasus hariannya meningkat 89 persen dari yang sebelumnya bertambah 225 kasus tanggal 1, di tanggal 10 kemarin semakin tinggi yaitu 425 kasus," beber Wiku.

Jawa Tengah juga mencatat kenaikan kasus Covid-19 signifikan, yakni 80 persen. Data 1 Juni, kasus Covid-19 harian di Jawa Tengah hanya 851, 10 Juni 2021 naik menjadi 1.535 dalam sehari.

Sedangkan Jawa Barat mengalami kenaikan kasus positif Covid-19 49 persen dalam 10 hari terakhir dan Banten 57 persen. [rhm]

Ingat #PesanIbu

Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini