Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tanah Longsor di Cianjur, 17 Rumah Rusak dan 60 KK Mengungsi

Tanah Longsor di Cianjur, 17 Rumah Rusak dan 60 KK Mengungsi Tanah longsor di Cianjur. ©2021 Merdeka.com/BNPB

Merdeka.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan telah terjadi tanah longsor terjadi pada hari ini Jumat (4/6), sekitar pukul 02.00 WIB di Kampung Babakan Cingkeuk, RT 04, RW 01, Desa Cibokor, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

5 Rumah warga rusak berat dan 12 rumah lainnya rusak sedang. Selain itu BNPB mendapati akses jalan desa yang ambles sehingga tidak bisa dilalui warga.

"Tanah longsor terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi, disertai struktur tanah yang labil," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dikutip dari siaran persnya, Jumat (4/6).

Akibat kejadian ini, ada 60 Kepala Keluarga (KK) yang mengungsi. Data ini terakhir dihimpun BPBD Kabupaten Cianjur pada siang hari.

"BPBD Kabupaten Cianjur masih melakukan pendataan kebutuhan. Sampai saat ini belum ada laporan terkait korban jiwa," ungkapnya.

BPBD Kabupaten Cianjur, kata dia, telah melakukan kaji cepat dan berkordinasi dengan TNI/POLRI, Tim SAR, serta BPBD Provinsi Jawa Barat untuk melakukan evakuasi. Mereka juga bergotong royong membersihkan material longsor yang menutup kawasan tersebut.

BNPB pun menghimbau masyarakat tetap waspada akan adanya longsor susulan atau bencana hidrometeorologi lainny, mengingat adanya kajian risiko dan peringatan dini yang dikeluarkan oleh BMKG.

Menurut kajian InaRISK BNPB, Kabupaten Cianjur memiliki risiko sedang hingga tinggi untuk bencana tanah longsor dengan luas risiko 159.064 hektar atau 29 kecamatan terpapar.

"Sedangkan untuk risiko bencana banjir, Kabupaten Cianjur memiliki risiko sedang hingga tinggi dengan luas risiko 27.329 hektar atau sekitar 25 kecamatan terpapar," katanya.

Sementara itu, Badan Meteolorogi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat antara siang hingga menjelang malam hari di wilayah Kabupaten dan Kota Bogor, Kabupaten Sukabumi, Cianjur, Subang, Purwakarta, Bandung, Bandung Barat, Kota Bandung dan Cimahi. Peringatan dini ini berlaku hingga hari Sabtu besok (5/6).

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP