Takut dikeroyok, ibu tiri Dafa minta perlindungan polisi
Merdeka.com - Ibu tiri Dafa Mustaqim, Suyati hingga kini masih berada di Polsek Ciledug, Kota Tangerang, sejak Sabtu (22/10). Dia meminta perlindungan sejak dilaporkan kasus dugaan kekerasan hingga menyebabkan Dafa meninggal.
"Dia masih di Polsek, jadi dia minta perlindungan karena kondisi lingkungannya tidak kondusif. Sementara kita biarkan dulu sambil kita periksa," kata Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Wiji Lestanto, Jumat (28/10).
Menurut Wiji, Suyati masih diperiksa sebagai saksi, meski sebelumnya tim forensik menyatakan adanya tanda kekerasan di tubuh bocah tujuh tahun tersebut.
"Masih kita periksa untuk menyesuaikan dengan keterangan saksi-saksi yang lain," jelasnya.
Seperti diketahui, Dafa dilaporkan meninggal secara tak wajar oleh tetangga dan guru korban. Mereka curiga bocah kelas 1 SDN Larangan Utara 2 Kota Tangerang itu tewas akibat penyiksaan yang dilakukan ibu tirinya.
Dafa sebelumnya dibawa ke rumah sakit hari Kamis (20/10). Orang tuanya mengatakan bahwa Dafa mengalami panas tinggi dan kejang-kejang. Namun nyawanya tidak tertolong.
Guru-guru sekolah yang curiga dengan kematian Dafa melaporkan hal tersebut ke polisi dengan bukti berupa foto-foto luka di tubuh bocah itu. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya