Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak terima dipukul, PNS di Indragiri Hilir laporkan suami ke polisi

Tak terima dipukul, PNS di Indragiri Hilir laporkan suami ke polisi Ilustrasi Penganiayaan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Dewi (43) seorang Pegawai Negeri Sipil yang berdomisili di pelangiran kabupaten Indragiri Hilir Riau melaporkan suaminya ke Polsek Pelangiran dengan tuduhan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) pada Kamis (27/10) sekira pukul 18.30 WIB. Pelaporan itu dilakukan lantaran Dewi tak terima dipukul oleh suaminya.

"Karena dipukul seperti itu, Dewi tidak terima dan melaporkannya ke Polsek Pelangiran," kata Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dolifar Manurung saat dikonfirmasi merdeka.com Jumat (28/10).

Setelah mendapat laporan korban, aparat piket di Polsek Pelangiran bertindak cepat dengan menangkap lalu menahan pelaku di Polsek Pelangiran untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

"Pelaku sudah kita tahan untuk proses hukum selanjutnya. Dia sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini," ujar Perwira Menengah jebolan Akademi Kepolisian tahun 1996 ini.

Menurut Dolifar, kejadian berawal ketika Dewi sedang berada di kantornya di UPT Puskesmas Pelangiran. Kemudian datang anaknya bernama Dewa yang meminta dirinya pulang karena ditunggu ayah.

Namun Dewi meminta tunggu sebentar. Setelah Dewi keluar kantor, suaminya malah mengancam dan memaki maki meminta uang. Kemudian permintaan itu ditolaknya sembari menanyakan uang tadi pagi yang diberikannya.

Merasa tersinggung dengan jawaban sang istri, suami kemudian menyuruh Dewi pulang. Setelah sampai di rumah keributan tetap tak terselesaikan hingga Dewi dipukul dan mengakibatkan luka di pelipisnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP