Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak Terdeteksi Sensor, Anak TK Tewas Terjepit Pintu Otomatis Sekolah

Tak Terdeteksi Sensor, Anak TK Tewas Terjepit Pintu Otomatis Sekolah Ilustrasi mayat. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang siswa taman kanak-kanak di Margahayu, Kabupaten Bandung terjepit gerbang otomatis sekolah. Ia meninggal dunia setelah mendapatkan cedera di bagian kepala.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menyatakan, peristiwa yang dialami anak berinisial S itu terjadi, Selasa (30/7) usai pulang sekolah.

Insiden tersebut diketahui setelah seorang pegawai sekolah menjerit. S langsung dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

"Diketahui sama orang sekolah setelah dengar suara jeritan," ucap Truno saat dihubungi, Kamis (1/8).

Terpisah, Kapolsek Margahayu, Kompol agus Wahidin menyatakan, tidak ditemukan unsur kesengajaan dalam kejadian ini. Pihak keluarga menolak mengautopsi dan masih belum bisa memberikan keterangan.

Gerbang sekolah tersebut sebetulnya memiliki sensor dan bisa dikendalikan melalui tombol di ruangan satpam. Hanya saja, saat itu petugas keamanan tidak masuk karena sedang sakit. Ukuran tubuh S tidak terdeteksi sensor tersebut.

"Sensornya tinggi, jadi tidak terdeteksi. Ini musibah kecelakaan tidak ada unsur kesengajaan," kata dia.

Polisi telah meminta keterangan dari pihak sekolah karena kejadian tidak terekam oleh Closed circuit television (CCTV). Namun, pihak Sekolah telah meminta maaf atas peristiwa naas ini, bahkan pihak keluarga telah menerima santunan.

"Keluarga sudah menerima satunan. Pihak sekolah juga sudah minta maaf," kata dia.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP