Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak hanya warga, hewan ternak ikut tertimbun longsor Ponorogo

Tak hanya warga, hewan ternak ikut tertimbun longsor Ponorogo Longsor Ponorogo. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Ponorogo dan sekitarnya mengakibatkan tanah longsor. Puluhan warga pun tertimbun tanah.

Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan tak hanya warga, namun hewan ternak pun ikut tertimbun tanah longsor.

"Sejumlah hewan ternak milik masyarakat diperkirakan ikut tertimbun material longsor," ujar Sutopo dalam keterangannya, Sabtu (1/4).

Sutopo mengungkapkan tanda-tanda tanah longsor sudah dirasakan warga setempat sejak 20 hari lalu. Tanda-tanda tersebut meliputi adanya retakan di perbukitan.

"Dari peta rawan longsor, Desa Banaran merupakan daerah bahaya tinggi longsor. Sejak adanya tanda-tanda longsor masyarakat mengungsi sementara pada malam hari. Pada siang hari kembali ke rumah melakukan aktivitas sehari-hari. Jumat (31/3/2017) malam terjadi hujan lebat namun tidak terjadi longsor. Saat Minggu pagi masyarakat kembali ke rumah terjadi longsor," ungkapnya.

Petugas, lanjut Sutopo, sudah memberikan peringatan kepada warga agar tidak mendekati lokasi longsor mengingat kondisi tanah masih labil, dan kemungkinan bisa terjadi longsor susulan.

"Pukul 16.00 Wib Tim SAR gabungan menghentikan pencarian korban karena hujan. Kondisi cuaca dan medan yang labil dikhawatirkan dapat menimbulkan longsor susulan. Kebutuhan mendesak adalah alat berat. Namun akses jalan menuju lokasi jalannya sempit dan sulit," pungkasnya.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP