Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak Ada Bantuan Pemerintah, Korban Banjir di Mamuju Kesulitan Bersihkan Lumpur

Tak Ada Bantuan Pemerintah, Korban Banjir di Mamuju Kesulitan Bersihkan Lumpur Ilustrasi

Merdeka.com - Banjir bandang menerjang tiga desa dan satu kelurahan di Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat. Korban banjir kesulitan membersihkan lumpur yang mengendap.

"Kami terpaksa membersihkan rumah kami dengan alat seadanya, karena tidak ada bantuan dari pemerintah. Mestinya pemerintah mengerahkan alat berat untuk membantu kami sebab selain lumpur, material yang dibawa banjir bandang adalah kayu-kayu berukuran besar," kata seorang warga korban banjir bandang di Lingkungan Makkarama Arpandi, Sabtu (2/3).

Banjir bandang yang menerjang tersebut membawa material lumpur hingga setebal 70 sentimeter di dalam rumah.

"Bahkan ada juga rumah warga yang lumpur di rumahnya mencapai satu meter. Jadi, kalau tidak ada perhatian dari pemerintah kami akan sangat kesulitan membersihkan rumah kami," tutur Arpandi.

Banjir bandang yang melanda kawasan Kelurahan Kampung Baru di Kecamatan Kalukku tersebut juga merusak Pasar Makkarama.

Dari pantauan pada Sabtu sore, terlihat tumpukan kayu dan lumpur yang terbawa banjir bandang sejak Kamis (28/2) masih berserakan di kawasan Pasar Makkarama.

Beberapa pedagang terlihat berupaya membersihkan material yang terbawa lumpur tersebut menggunakan alat seadanya.

"Kayu berukuran besar serta lumpur yang hampir satu meter sangat sulit dibersihkan hanya menggunakan alat seadanya. Kami bersama pedagang lain dan warga sudah berupaya membersihkan material yang dibawa banjir bandang tersebut tetapi tidak bisa maksimal," ujar salah seorang pedagang Pasar Makkarama Andi Suprapto.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP