Tahukah Anda? World Clean-up Day Jadi Momentum Wali Kota Medan Ajak Warga Jaga Lingkungan

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Waas, menegaskan World Clean-up Day adalah momentum penting bagi masyarakat untuk membangun gaya hidup sehat dalam menjaga lingkungan. Simak komitmen Pemkot Medan!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? World Clean-up Day Jadi Momentum Wali Kota Medan Ajak Warga Jaga Lingkungan
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Waas, menegaskan World Clean-up Day adalah momentum penting bagi masyarakat untuk membangun gaya hidup sehat dalam menjaga lingkungan. Simak komitmen Pemkot Medan! (Merdeka.com)

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Waas, baru-baru ini menyerukan pentingnya World Clean-up Day (WCD) sebagai momentum berharga bagi seluruh lapisan masyarakat. Ia menekankan bahwa kegiatan ini harus dimanfaatkan untuk membangun gaya hidup yang lebih sehat dan berkelanjutan dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kota Medan. Inisiatif ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif.

Seruan tersebut disampaikan Rico Waas di Medan, Sumatera Utara, pada hari Minggu, di tengah persiapan menyambut World Clean-up Day 2025. Acara besar ini melibatkan ribuan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam kegiatan gotong royong massal serta normalisasi drainase di berbagai titik strategis kota. Partisipasi aktif warga sangat diharapkan.

Melalui inisiatif World Clean-up Day ini, Pemerintah Kota Medan berupaya menumbuhkan rasa kepedulian kolektif terhadap lingkungan. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan yang lebih tertata, memastikan sistem drainase berfungsi lancar, dan secara signifikan mengurangi risiko terjadinya banjir yang kerap melanda wilayah perkotaan. Ini adalah langkah proaktif untuk masa depan kota.

Pemerintah Kota Medan, bekerja sama dengan lebih dari seribu masyarakat, telah sukses menggelar kegiatan gotong royong massal dan normalisasi drainase sebagai bagian dari peringatan World Clean-up Day 2025. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan sebuah aksi nyata yang menunjukkan komitmen kuat terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan kota. Wali Kota Rico Tri Putra Waas secara langsung menegaskan urgensi partisipasi aktif dari setiap individu.

Partisipasi dalam kegiatan World Clean-up Day di Medan ini sangat beragam dan inklusif, melibatkan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Medan, personel TNI/Polri, berbagai organisasi masyarakat (ormas), perwakilan pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Kolaborasi lintas sektor ini mencerminkan semangat kebersamaan yang tinggi dalam menjaga kebersihan lingkungan. Target yang ditetapkan untuk kegiatan ini pun cukup ambisius dan terukur.

Dalam gelaran gotong royong massal tersebut, panitia berhasil menargetkan pengumpulan sampah lebih kurang empat ton dari berbagai lokasi vital di Kota Medan. Selain itu, upaya normalisasi saluran drainase juga menjadi fokus utama, bertujuan untuk memastikan aliran air berjalan lancar dan mencegah genangan. Ini adalah langkah konkret dan terkoordinasi dari Pemkot Medan untuk mengatasi masalah sampah dan ancaman banjir secara efektif.

Melalui serangkaian kegiatan gotong royong massal dan normalisasi saluran drainase ini, Pemerintah Kota Medan secara tegas menegaskan komitmennya untuk membangun lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan. Mereka bertekad menciptakan tata kota yang rapi, memastikan sistem drainase berfungsi optimal sepanjang waktu, serta secara signifikan mengurangi risiko banjir yang dapat merugikan masyarakat. Ini merupakan bagian integral dari visi jangka panjang pembangunan kota.

Wali Kota Rico Tri Putra Waas sangat meyakini bahwa sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, seluruh elemen masyarakat, dan sektor dunia usaha adalah kunci utama keberhasilan gerakan kebersihan yang berkelanjutan. Ia berharap kolaborasi yang terjalin erat ini dapat menjadikan Kota Medan sebagai teladan inspiratif dalam gerakan kebersihan yang berkelanjutan di seluruh Indonesia. Setiap elemen memiliki peran krusial dalam mencapai tujuan ini.

Rico Waas juga secara optimis menyatakan harapannya agar melalui Hari Bersih-Bersih Sedunia tahun 2025 ini, Kota Medan dapat terus memperkuat sinergi antarpihak. Tujuannya adalah untuk terus membangun "kota bertuah" yang tidak hanya inklusif dan maju, tetapi juga berlandaskan prinsip keberlanjutan lingkungan. Inisiatif World Clean-up Day ini diharapkan menjadi pemicu perubahan positif yang akan terus bergulir di masa depan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi