Tahukah Anda? Wali Kota Mojokerto Ajak Ribuan Muslimat NU Perkuat Cinta Nabi Muhammad di Gebyar Maulid
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari ajak ribuan Muslimat NU perkuat kecintaan pada Nabi Muhammad SAW di Gebyar Maulid Nabi 1447 H. Simak pesan inspiratifnya!
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, bersama dengan ribuan anggota Muslimat NU Kota Mojokerto, Jawa Timur, baru-baru ini memperkuat seruan untuk meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini dilaksanakan dalam acara Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 yang berlangsung meriah pada hari Sabtu, menjadi bukti nyata komitmen spiritual masyarakat.
Acara yang dihadiri oleh ribuan jamaah dari berbagai penjuru kota ini menjadi momentum penting bagi Wali Kota Mojokerto, yang juga menjabat sebagai Ketua PC Muslimat NU Kota Mojokerto. Beliau mengajak seluruh hadirin untuk merenungkan dan memperdalam kasih sayang terhadap Rasulullah SAW, sebagai teladan utama umat Islam.
Dalam kesempatan tersebut, Ika Puspitasari secara khusus menekankan pentingnya melantunkan selawat sebagai bentuk ibadah dan upaya mendekatkan diri kepada Nabi. Hal ini diharapkan dapat membawa keberkahan, ketenangan hati, dan bimbingan dalam setiap langkah kehidupan, sejalan dengan ajaran agama.
Memperkuat Keberkahan Melalui Lantunan Selawat
Dalam sambutannya, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari secara lugas mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa melantunkan selawat dalam setiap hembusan napas. Beliau menyampaikan bahwa praktik selawat memiliki kekuatan spiritual yang mendalam, mampu melembutkan hati dan mendatangkan keberkahan dari Allah SWT.
"Marilah kita senantiasa melantunkan selawat di setiap hembusan nafas kita," ujar Ika Puspitasari, mengutip langsung pesan yang disampaikannya. Ia menambahkan, "Dengan selawat, insyaallah hati kita semakin lembut, hidup kita mendapat keberkahan, dan langkah kita selalu dalam bimbingan Rasulullah SAW." Penekanan ini menunjukkan betapa pentingnya selawat sebagai jembatan spiritual.
Pernyataan Wali Kota ini menegaskan keyakinan akan dampak positif selawat dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya sebagai ritual, tetapi juga sebagai pembentuk karakter. Melalui kegiatan Gebyar Maulid Nabi ini, diharapkan semangat berselawat semakin membudaya dan mengakar kuat di kalangan masyarakat Mojokerto, khususnya anggota Muslimat NU.
Apresiasi dan Semangat Ukhuwah Muslimat NU
Wali Kota Mojokerto turut menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran Muslimat NU Kota Mojokerto. Beliau secara khusus memuji kekompakan dan istiqomah organisasi tersebut dalam menyemarakkan dakwah Islam melalui berbagai kegiatan positif yang berdampak luas bagi masyarakat.
Penyelenggaraan Gebyar Maulid Nabi ini adalah salah satu contoh nyata dari dedikasi Muslimat NU yang dinilai sangat bermanfaat. "Terima kasih kepada Muslimat NU Kota Mojokerto yang selalu solid," kata Ika Puspitasari, menyoroti konsistensi dan sinergi yang terjalin dalam organisasi tersebut.
Ia berharap semangat kebersamaan dan soliditas ini akan terus memperkuat ukhuwah Islamiyah di Mojokerto. Soliditas Muslimat NU menjadi pilar penting dalam menjaga dan mengembangkan nilai-nilai keagamaan, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan sosial masyarakat.
Sebagai bagian penutup dari rangkaian acara, juga diserahkan penghargaan kepada para pemenang lomba gebyar selawat yang telah dilaksanakan sebelumnya. Lomba ini merupakan inisiatif strategis untuk menumbuhkan semangat syiar Islam sekaligus meneguhkan tradisi berselawat di kalangan generasi muda dan masyarakat umum. "Kami berharap dengan adanya kegiatan ini semakin meningkatkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW," pungkas Wali Kota, menutup pesannya dengan harapan besar.
Sumber: AntaraNews