Tahukah Anda? Polrestro Jakut Gelar Pelatihan Dalmas di JIS untuk Kesiapsiagaan Unjuk Rasa

Polres Metro Jakarta Utara meningkatkan kesiapsiagaan personel melalui Pelatihan Dalmas di JIS, antisipasi unjuk rasa anarkis dengan pendekatan humanis. Bagaimana strateginya?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? Polrestro Jakut Gelar Pelatihan Dalmas di JIS untuk Kesiapsiagaan Unjuk Rasa
Polres Metro Jakarta Utara meningkatkan kesiapsiagaan personel melalui Pelatihan Dalmas di JIS, antisipasi unjuk rasa anarkis dengan pendekatan humanis. Bagaimana strateginya? (AntaraNews)

Polres Metro Jakarta Utara secara proaktif menggelar Pelatihan Dalmas (Pengendalian Massa) guna meningkatkan kesiapsiagaan personelnya. Latihan ini dilaksanakan di Jakarta International Stadium (JIS), Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, pada hari Jumat.

Kegiatan Pelatihan Dalmas ini bertujuan untuk memastikan seluruh anggota memiliki kemampuan yang terukur dan humanis dalam menangani potensi unjuk rasa. Ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Jakarta Utara.

Pelatihan ini melibatkan personel dari berbagai fungsi kepolisian dan secara khusus mensimulasikan penanganan unjuk rasa yang berpotensi anarkis. Tujuannya adalah untuk meminimalisir risiko dan mengedepankan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama.

Meningkatkan Kesiapsiagaan dengan Pendekatan Humanis

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Polisi Erick Frendriz, menegaskan pentingnya pendekatan humanis dalam setiap penanganan aksi massa. Menurutnya, penanganan unjuk rasa harus selalu terukur dan sesuai dengan rantai komando yang berlaku.

“Penanganan aksi harus terukur, humanis dan sesuai rantai komando. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” kata Kombes Polisi Erick Frendriz di Jakarta. Pernyataan ini menunjukkan fokus utama pelatihan pada aspek kemanusiaan dan profesionalisme.

Kombes Erick juga menekankan adanya perubahan pola pengamanan menjadi pelayanan aksi unjuk rasa. Hal ini memerlukan kendali emosi yang baik dari setiap personel, serta memastikan setiap tahapan dokumentasi dilakukan sesuai prosedur yang ditetapkan.

“Kami minta seluruh personel memastikan setiap tahapan dokumentasi sesuai prosedur,” tambahnya, menggarisbawahi pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam setiap tindakan kepolisian.

Penekanan Kapolda Metro Jaya: Tanpa Senjata Api dan Persuasif

Wakapolres Metro Jakarta Utara, AKBP James H. Hutajulu, menyampaikan 18 atensi dan penekanan langsung dari Kapolda Metro Jaya terkait pengamanan unjuk rasa. Penekanan utama adalah agar pengamanan berlangsung aman, tertib, dan tidak menimbulkan kerusuhan.

Personel diinstruksikan untuk tidak mudah terpancing provokasi dari pihak manapun. Mereka wajib mengedepankan tindakan persuasif sebagai langkah pertama dalam menghadapi massa, menjaga situasi tetap kondusif.

Salah satu poin krusial yang ditekankan adalah larangan penggunaan senjata api dalam penanganan unjuk rasa. Penggunaan gas air mata pun hanya dapat dilakukan atas perintah langsung dari Kapolda Metro Jaya, menunjukkan batasan ketat dalam penggunaan kekuatan.

AKBP James H. Hutajulu juga mengingatkan bahwa seluruh personel harus beroperasi dalam satu komando dan satu tujuan. Hal ini penting untuk menjaga keamanan masyarakat dan marwah institusi kepolisian di hadapan publik.

Komitmen Polres Metro Jakarta Utara

Pelatihan Dalmas ini merupakan bentuk nyata komitmen Polres Metro Jakarta Utara dalam mendukung kebijakan pimpinan Polda Metro Jaya. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan di seluruh wilayah hukum Jakarta Utara.

Dengan adanya Pelatihan Dalmas ini, diharapkan personel Polres Metro Jakarta Utara semakin siap dan profesional. Mereka akan mampu menghadapi berbagai skenario unjuk rasa dengan memprioritaskan keselamatan dan hak-hak warga negara.

Kesiapsiagaan ini mencerminkan upaya berkelanjutan kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ini juga menegaskan peran penting mereka dalam menjaga ketertiban umum tanpa mengorbankan prinsip-prinsip kemanusiaan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi