Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Rejang Lebong secara rutin menyiapkan pasokan darah. Ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan vital bagi 14 pasien anak penderita thalasemia di wilayah tersebut. Dukungan ini memastikan mereka mendapatkan transfusi darah yang diperlukan secara berkala.
Setiap dua minggu sekali, pasien-pasien ini harus menjalani transfusi darah di RSUD Rejang Lebong. Kondisi thalasemia merupakan kelainan darah bawaan sejak lahir yang memerlukan penanganan berkelanjutan. Satu kantong darah dibutuhkan oleh setiap pasien dalam setiap sesi transfusi.
PMI Rejang Lebong menjadi garda terdepan dalam penyediaan darah ini. Namun, keluarga pasien juga turut berperan aktif mencari donor jika stok darah di PMI menipis. Kolaborasi ini penting demi kelangsungan hidup para penderita.
Advertisement
Advertisement
Upaya PMI Rejang Lebong Penuhi Kebutuhan Darah
Mardiani, Tenaga Sukarela Unit Transfusi Darah (UDD) PMI Rejang Lebong, menjelaskan bahwa "Saat ini ada 14 pasien thalasemia berstatus anak-anak yang setiap dua minggu sekali harus menjalani transfusi darah di RSUD Rejang Lebong. Setiap pasien membutuhkan satu kantong darah." Pasien-pasien ini berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Rejang Lebong, dan beberapa bahkan dari daerah lain di Provinsi Bengkulu.
Kebutuhan darah untuk pasien thalasemia ini disiapkan oleh PMI Rejang Lebong. Selain itu, pihak keluarga juga menyiapkan orang yang bisa mendonorkan darahnya jika stok darah di PMI sedang kosong.
Untuk memastikan ketersediaan darah, PMI Rejang Lebong mengaktifkan kembali program donor darah keliling. Program ini menyasar desa-desa guna menjangkau lebih banyak potensi donor. Ini adalah langkah proaktif dalam menjaga stok darah tetap aman.
Advertisement
Selain program keliling, PMI Rejang Lebong juga aktif menggelar kegiatan donor darah. Mereka berpartisipasi dalam setiap kegiatan bakti sosial yang diadakan oleh Pemkab Rejang Lebong. Pihak swasta juga sering bekerja sama dalam berbagai peringatan hari besar nasional atau momen lainnya.
Advertisement
Pentingnya Partisipasi Masyarakat dalam Donor Darah
Mardiani sangat berharap masyarakat setempat dapat menjadi peserta donor darah aktif. Partisipasi rutin dari masyarakat sangat krusial untuk memenuhi kebutuhan darah. Ini akan membantu menyelamatkan banyak nyawa, tidak hanya pasien thalasemia.
Kebutuhan darah di Kabupaten Rejang Lebong mencapai sekitar 200 kantong darah setiap bulannya. Angka ini mencakup kebutuhan untuk operasi di RSUD Rejang Lebong dan juga pasien thalasemia. Oleh karena itu, pasokan darah yang stabil sangatlah vital.
Dengan adanya donor darah yang konsisten, PMI dapat lebih mudah mengelola stok darah. Hal ini mengurangi risiko kekurangan darah saat situasi darurat. Setiap tetes darah yang disumbangkan memiliki dampak besar bagi mereka yang membutuhkan.
Advertisement
Donor darah juga memiliki manfaat kesehatan bagi pendonor itu sendiri. Selain itu, kegiatan ini menumbuhkan rasa kepedulian sosial di masyarakat. Dengan demikian, donor darah menjadi kegiatan yang saling menguntungkan dan bernilai kemanusiaan tinggi.
Sumber: AntaraNews