Tahukah Anda? Pelatih Timnas Futsal Indonesia Hector Souto Tak Peduli Menang-Kalah di 4NWS

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengungkapkan alasannya tak mematok target menang atau kalah di 4 Nations World Series 2025. Simak strategi uniknya!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? Pelatih Timnas Futsal Indonesia Hector Souto Tak Peduli Menang-Kalah di 4NWS
Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengungkapkan alasannya tak mematok target menang atau kalah di 4 Nations World Series 2025. Simak strategi uniknya! (Merdeka.com)

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menunjukkan pendekatan yang tidak biasa menjelang turnamen 4 Nations World Series (4NWS) 2025. Dalam ajang yang akan berlangsung pada 18-21 September di GBK Hall Basketball Jakarta ini, Souto secara tegas menyatakan tidak terlalu memedulikan hasil akhir, baik menang maupun kalah, saat menghadapi tim-tim tangguh seperti Belanda, Latvia, dan Tanzania.

Fokus utama Souto adalah memberikan pengalaman berharga kepada para pemainnya. Ia meyakini bahwa menghadapi lawan-lawan dengan standar internasional yang tinggi akan lebih bermanfaat untuk pengembangan tim di masa depan. Pendekatan ini menunjukkan visi jangka panjang sang pelatih dalam membangun kekuatan Timnas Futsal Indonesia.

Turnamen 4NWS edisi kedua ini menjadi platform penting bagi skuad Garuda. Setelah sukses menjadi runner-up di edisi pertama dengan dua kemenangan dan satu kekalahan, kini Timnas Futsal Indonesia dihadapkan pada tantangan baru. Souto ingin memastikan pemainnya mendapatkan eksposur internasional yang maksimal untuk meningkatkan kualitas dan daya saing mereka.

Strategi Unik Pelatih Hector Souto

Hector Souto mengungkapkan bahwa ia bukanlah tipe pelatih yang mencari lawan mudah demi kemenangan semata. Sebaliknya, ia lebih memilih untuk menguji kemampuan timnya melawan kekuatan-kekuatan futsal dunia. Baginya, menghadapi tim yang lebih kuat adalah cara terbaik untuk menunjukkan realitas standar internasional kepada para pemain.

Filosofi ini mencerminkan komitmen Souto terhadap peningkatan kualitas Timnas Futsal Indonesia secara menyeluruh. Ia percaya bahwa setiap pertandingan, terlepas dari hasilnya, akan menjadi pelajaran berharga. Pengalaman ini akan membentuk mental dan keterampilan pemain untuk bersaing di level yang lebih tinggi di masa mendatang.

Souto menegaskan bahwa target utamanya di seri 4 Nations World Series ini adalah agar para pemain bisa bersaing dan mendapatkan eksposur internasional yang signifikan. Ini adalah bagian dari proses panjang untuk membawa Timnas Futsal Indonesia ke panggung global yang lebih kompetitif. Strategi ini diharapkan dapat mempercepat adaptasi pemain terhadap tekanan pertandingan internasional.

Menghadapi Lawan Kuat dan Peringkat FIFA

Dalam 4NWS jilid kedua ini, Timnas Futsal Indonesia akan menghadapi Belanda, Latvia, dan Tanzania. Indonesia sendiri memiliki peringkat FIFA tertinggi di antara peserta, yaitu peringkat 21 dunia. Belanda berada di peringkat 29, diikuti Latvia di peringkat 60, dan Tanzania di peringkat 138.

Meskipun secara peringkat FIFA Belanda dan Latvia berada di bawah Indonesia, Souto tidak meremehkan kualitas mereka. Ia bahkan menyamakan kekuatan kedua negara tersebut dengan Argentina, tim peringkat 4 dunia yang mengalahkan Indonesia di 4NWS jilid pertama. Souto melihat ini sebagai kesempatan emas untuk mengukur kekuatan timnya.

Souto menjelaskan bahwa meskipun Latvia tidak lolos ke Piala Dunia, hal itu bukan berarti mereka lemah. Kualifikasi di Eropa sangat sulit, sehingga tim-tim Eropa yang kuat pun bisa saja tidak lolos. Oleh karena itu, pertandingan melawan Belanda dan Latvia dianggap sebagai ujian yang sangat baik bagi Timnas Futsal Indonesia untuk mengasah kemampuan mereka di tengah persaingan ketat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi