Destinasi wisata Indonesia kembali unjuk gigi di kancah internasional, kali ini dalam ajang pameran agen perjalanan berskala global, MATTA Fair 2025. Acara bergengsi ini diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia, mulai tanggal 5 hingga 7 September 2025. Partisipasi Indonesia bertujuan untuk menarik lebih banyak wisatawan mancanegara, khususnya dari Malaysia, yang selama ini menjadi pasar potensial.
Dalam pameran ini, sebanyak 19 agen perjalanan dari Indonesia turut serta, menawarkan beragam paket wisata menarik ke berbagai pelosok Tanah Air. Mulai dari liburan keluarga, petualangan, hingga paket bulan madu, semua disiapkan untuk memenuhi selera pasar. Kehadiran delegasi Indonesia dikoordinasikan langsung oleh Kementerian Pariwisata, menunjukkan komitmen serius pemerintah dalam mempromosikan keindahan Nusantara.
Wakil Duta Besar RI untuk Malaysia, Danang Warsito, saat meninjau paviliun Indonesia, menekankan pentingnya partisipasi ini. Selain agen perjalanan, beberapa pelaku usaha hotel dan UMKM juga turut memeriahkan, menghadirkan produk-produk khas Indonesia. Upaya kolektif ini diharapkan dapat semakin meningkatkan angka kunjungan wisatawan Malaysia ke Indonesia di tahun-tahun mendatang.
Advertisement
Advertisement
Strategi Promosi Pariwisata Indonesia di Kancah Internasional
Partisipasi Indonesia di MATTA Fair 2025 merupakan bagian dari strategi besar untuk memperkuat posisi pariwisata Indonesia di pasar global. Sebanyak 19 agen perjalanan yang dikoordinasikan oleh Kementerian Pariwisata secara aktif menawarkan destinasi unggulan. Mereka tidak hanya menjual paket liburan biasa, tetapi juga mengemasnya dengan tema-tema menarik seperti petualangan, budaya, dan relaksasi.
Selain dukungan dari Kementerian Pariwisata, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menunjukkan inisiatif mandiri dengan mempromosikan paket-paket wisata khusus ke wilayahnya. Langkah ini menunjukkan bahwa daerah-daerah di Indonesia memiliki potensi besar yang siap dieksplorasi oleh wisatawan asing. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan promosi pariwisata.
Tidak hanya agen perjalanan dan hotel, pameran ini juga dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk-produk Indonesia. "Tujuannya sama untuk mempromosikan pariwisata Indonesia. Dan di samping travel agent, ada hotel yang ikut, serta UMKM seperti misalnya produsen parfum, produk jamu, kaca mata," kata Wakil Duta Besar RI untuk Malaysia Danang Warsito. Kehadiran mereka menambah daya tarik paviliun Indonesia, menawarkan pengalaman yang lebih holistik kepada pengunjung.
Advertisement
Advertisement
Antusiasme dan Peningkatan Kunjungan Wisatawan Malaysia
Antusiasme wisatawan Malaysia terhadap stan agen perjalanan Indonesia di MATTA Fair 2025 terlihat sangat tinggi. Hal ini sejalan dengan tren peningkatan kunjungan wisatawan Malaysia ke Indonesia yang terus tercatat setiap tahun. Data dari Kementerian Pariwisata menunjukkan bahwa pada tahun 2024, kunjungan wisatawan Malaysia mencapai 2,3 juta orang, sebuah angka yang signifikan.
Untuk tahun ini, Kementerian Pariwisata menargetkan peningkatan kunjungan menjadi 2,4 hingga 2,6 juta orang. Head of Tourism Marketing for Malaysia, Indochina, and Brunei Darussalam, Kementerian Pariwisata Riska Inki Fitria, mengungkapkan, "Per Januari sampai Juni 2025 sudah ada 1,2 juta wisatawan Malaysia ke Indonesia. Dan trennya memang wisatawan Malaysia ke Indonesia itu pada akhir tahun." Data ini menunjukkan optimisme terhadap pencapaian target.
Wisatawan Malaysia umumnya memiliki preferensi destinasi yang beragam di Indonesia. Destinasi favorit mereka meliputi Kepulauan Riau, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, hingga Bali. Fenomena menarik juga terjadi pada rute perjalanan. Riska menambahkan, "Bahkan yang naik kapal feri dari Johor ke Batam itu meningkat 30 - 40 persen. Dulu ke Bandung juga banyak, tapi (penerbangan langsung) ditutup, jadi mereka pilih naik kapal feri ke Batam." Hal ini menunjukkan adaptasi wisatawan dalam mencari jalur akses yang nyaman.
Advertisement
Advertisement
Jadwal dan Tindak Lanjut Pameran MATTA Fair 2025
MATTA Fair 2025 tidak hanya berhenti di Kuala Lumpur. Pameran ini diselenggarakan di Gedung Malaysia International Trade and Exhibition Centre (MITEC) pada 5 hingga 7 September 2025. Setelah itu, rangkaian pameran akan berlanjut ke beberapa kota lain di Malaysia. Jadwal berikutnya adalah di Terengganu pada 11 hingga 13 September 2025, serta di Pahang pada 9 hingga 12 Oktober 2025.
Rangkaian pameran ini memberikan kesempatan lebih luas bagi pelaku pariwisata Indonesia untuk menjangkau berbagai segmen pasar di Malaysia. Setiap lokasi memiliki karakteristik pengunjung yang berbeda, sehingga strategi promosi dapat disesuaikan untuk memaksimalkan dampak.
Sebagai tindak lanjut dari partisipasi ini, Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Malaysia di Kuala Lumpur memiliki rencana strategis. Mereka akan mempertemukan agen perjalanan yang berada di paviliun Indonesia di MATTA Fair 2025 dengan para calon mitra rekanan di Malaysia. Inisiatif ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama bisnis yang lebih erat, memperluas jaringan, dan pada akhirnya, semakin meningkatkan arus kunjungan wisatawan Malaysia ke Indonesia.
Advertisement
Sumber: AntaraNews