Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tabung elpiji 3 kg di Samarinda meledak, 4 orang luka bakar

Tabung elpiji 3 kg di Samarinda meledak, 4 orang luka bakar Elpiji meledak di Samarinda. ©2016 merdeka.com/nur aditya

Merdeka.com - Tabung elpiji 3 kg milik PT EHI di Jl Samarinda-Bontang, Kelurahan Tanah Merah, Samarinda Utara, Kalimantan Timur, tiba-tiba meledak, siang tadi. Akibatnya, empat pekerja mengalami luka bakar.

Empat korban berinisial M Rizal (20), Yopiansyah (28), Fahrizal (24) dan Jupri (24). Peristiwa itu terjadi kira-kira pukul 12.05 WITA, saat Rizal bersama ketiga rekannya, sedang melakukan perbaikan tabung elpiji 3 kg.

"Saat memperbaiki, tabung gas terjatuh ke lantai, dan menimbulkan percikan api, dan mengenai tabung gas lainnya hingga tabung gas lainnya ikut terbakar," kata Kasubag Humas Polresta Samarinda, Iptu Hardi, kepada merdeka.com, Senin (19/12) sore.

elpiji meledak di samarinda

Elpiji meledak di Samarinda ©2016 merdeka.com/nur aditya

Saat tabung gas elpiji 3 kg terbakar, Rizal dan keempat rekannya, ikut terbakar. Rizal mengalami luka serius di hampir sekujur badannya, sehingga dia mendapatkan perawatan serius medis, setelah dilarikan ke RSUD AW Syachranie.

"Rizal mengalami luka bakar di wajah, leher belakang, punggung, kaki dan tangannya. Dia mesti menjalani rawat inap di rumah sakit umum (RSUD AW Syachranie)," ujar Hardi.

"Sedangkan 3 temannya, Yopiansyah luka bakar di lengan kiri dan pipi kiri, Fahrizal mengalami luka bakar pipi, telinga kanan dan leher belakang, serta juga Jupri, mengalami luka bakar pelipis kanan dan kaki kiri dan kanan. Ketiga rekan Rizal ini menjalani rawat jalan," tambahnya.

elpiji meledak di samarinda

Elpiji meledak di Samarinda ©2016 merdeka.com/nur aditya

Beruntung, kobaran api tidak menghanguskan seluruh isi bengkel reparasi elpiji 3 kg itu. Karyawan lainnya selain keempat korban, bergegas melakukan pemadaman di dalam bengkel mereka.

"Api bisa dipadamkan oleh para karyawan perusahaan, menggunakan Apar (Alat Pemadam Api Ringan)," terang Hardi.

Polisi yang tiba di lokasi, memeriksa seorang saksi, Basofi (24), yang juga karyawan PT EHI, untuk dimintai keterangan terkait peristiwa itu. Kobaran api akhirnya benar-benar berhasil dipadamkan.

"Kalau untuk kerugian materi, belum bisa diperkirakan. Infomasi terakhir, situasi dan kondisi di lokasi kejadian sudah aman terkendali," pungkas Hardi.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP