Sungai Pangkajene meluap, 5 kelurahan di Kabupaten Pangkep terendam
Merdeka.com - Hujan yang terus mengguyur kawasan Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, dalam beberapa hari terakhir membuat lima kelurahan terendam air dengan ketinggian 80 sentimeter hingga 90 sentimeter. Bukan hanya pemukiman warga, air juga merendam lahan tambah dan lahan persawahan yang juga diperparah dengan meluapnya Sungai Pangkajene.
Rendaman air yang cukup tinggi ini terjadi sejak Kamis (2/2) pagi. Meski rata-rata rumah penduduk itu adalah rumah panggung, hanya saja rendaman itu cukup mempersulit warga meninggalkan rumah untuk memenuhi kebutuhannya.
Faisal, petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangkep bersama Pemkab setempat hingga petang ini masih melakukan penyisiran sekaligus membagikan makanan cepat saji kepada masyarakat yang kebutuhan pangannya tersendat akibat banjir ini.
Adapun lima kelurahan yang terendam air ini masing-masing Kelurahan Jagong, Kelurahan Tekolabbua dan Kelurahan Mappasaile di Kecamatan Pangkajenne serta Kelurahan Bawasalo dan Kelurahan Bontomatene di Kecamatan Segeri.
"Selain pemukiman warga, sawah dan tambak juga banyak yang terendam, hanya saja kami belum punya data valid karena saat ini masih dilakukan penyisiran," tutur Faisal.
Bukan hanya banjir, Kabupaten Pangkep atau sekira 52 kilometer lebih dari Kota Makassar ini juga kerap menjadi langganan bencana angin puting beliung. Selama Januari kemarin, total rumah warga yang rusak setelah diterjang angin puting beliung ini mencapai 206 rumah termasuk di dalamnya satu gedung sekolah.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya