Sungai di Samarinda meluap, bocah SD yang tenggelam ditemukan tewas

Rabu, 5 April 2017 23:00 Reporter : Nur Aditya
Sungai di Samarinda meluap, bocah SD yang tenggelam ditemukan tewas Ilustrasi tenggelam. ©Shutterstock/Tom Wang

Merdeka.com - Habibi Dirga Yudha (11), bocah kelas IV SD dilaporkan tenggelam saat mandi di Sungai Karang Mumus, di kawasan Jalan Kerukunan RT 31, Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (3/4). Habibi ditemukan warga yang tengah beraktivitas di pinggir sungai, dalam kondisi mengambang di sungai yang meluap, sekira pukul 09.00 WITA pagi tadi.

"Ditemukan mengambang sambil pegang kayu. Warga itu lalu berteriak memanggil warga lainnya," kata Hari Sunaryo, warga setempat kepada wartawan di lokasi, Rabu (5/4).

Menurut Hari, korban ditemukan dalam posisi telungkup sambil memegang kayu. Jarak ditemukannya korban sekitar 300 meter dari lokasi dia berenang bersama teman-temannya.

Hari sendiri menjadi salah seorang yang terkenang, saat melihat korban berenang dan mandi di sungai. Dia sempat mengingatkan, agar korban dan teman-temannya menyudahi mandi di sungai, karena melihat air sungai mulai meluap saat itu.

"Saya melihat tanda-tanda air ini seperti ada musibah. Saya tegur mereka, sudah saja mandinya. Saya lihat korban (Habibi) seperti bergetar kedinginan. Tapi dia berenang lagi, katanya sekali lagi om. Ya sudah, saya biarkan," jelas Hari.

Namun kabar duka datang malam hari. Dia mendapatkan kabar dari tetangganya, Habibi tenggelam di sungai, dan belum ditemukan.

"Waktu itu, air mulai besar. Sekarang, air besar sungai meluap. Akhirnya almarhum ini ditemukan meninggal," tutup Hari.

Sementara warga lainnya, Zulhadi menerangkan, kemungkinan sungai yang sedang meluap memunculkan jasad korban mengambang di sungai.

"Jadi memang sungai kan sudah meluap, banjir. Makanya akhirnya korban muncul ke permukaan. Bersyukur lah, jasadnya sudah ditemukan," ujar Zulhadi.

Diketahui, usai pulang sekolah Senin (3/4) lalu, Habibi berenang di sungai bersama sekitar 9 orang temannya, sekira pukul 15.00 WITA. Hampir 2 jam kemudian dia bermain di sungai, akhirnya dia naik ke daratan.

Namun teman-temannya yang saat itu memanggilnya kembali berenang, tidak dapat ditolak Habibi. Meski akhirnya dia menggigil, Habibi tetap mandi di sungai hingga tidak lagi muncul ke permukaan. Malam hari sekitar jam 20.00 WITA, Habibi dilaporkan hilang ke BPBD Samarinda. [msh]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini