Sudah 212 tahanan Rutan Sialang Bungkuk yang kabur ditangkap kembali
Merdeka.com - Kepolisian dan TNI dibantu warga berhasil menangkap kembali 212 orang dari sekitar 250 tahanan yang kabur dari Rumah Tahanan Negara Sialang Bungkuk di Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Provinsi Riau, Jumat (5/5) kemarin. Pencarian dilakukan polisi hingga ke daerah perbatasan.
"Hingga hari ini, sudah 212 orang tahanan yang kembali kita tangkap bersama aparat TNI dan warga. Selain di permukiman, para tahanan kabur juga diamankan saat akan keluar daerah," ujar Kabid Humas Polda Riau, Kombes Guntur Aryo Tejo, kepada merdeka.com Sabtu (6/5).
Dijelaskan Guntur, beberapa tahanan yang mencoba keluar daerah meninggalkan Pekanbaru di antaranya ditangkap Polres Pelalawan, Polres Siak, dan Polres Kampar. Penangkapan dilakukan saat polisi menggelar razia pascakerusuhan di Rutan Sialang Bunguk.
"Polres Pelalawan menangkap 4 orang tahanan dari hasil gelar razia, Polres Kampar menangkap 7 tahanan dari razia dan ada juga yang diserahkan keluarganya, serta Polres Siak menangkap 1 orang tahanan," kata Guntur.
Menurut Guntur, saat ini situasi di Rumah Tahanan Sialang Bungkuk sudah kondusif meski Jumat malam tadi sempat kembali terjadi keributan di dalam rutan. Para tahanan membakar mobil bekas milik rutan karena protes dengan kebijakan kepala rutan yang senantiasa memperlakukan mereka tidak adil.
"Para tahanan juga protes adanya pungutan uang yang dibebankan kepada mereka. Saat ini, 2 SSK Brimob masih berjaga di halaman Rutan dan sekitaran lokasi untuk mengantisipasi bentrok susulan," kata Guntur.
Sementara itu, Polres Dumai menggelar razia di sejumlah terminal dan pelabuhan yang menghubungkan Riau dengan negara tetangga seperti Malaysia.
"Sejak kita mendapat informasi tahanan kabur, kita langsung menggelar razia di Pelabuhan Dumai. Sebagai upaya antisipasi kaburnya tahanan Sialang Bungkuk ke luar daerah dan luar negara," ujar Kapolres Dumai AKBP Donal Happy Ginting.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya