Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Suami Mirna kecewa Jessica cuma dituntut 20 tahun penjara

Suami Mirna kecewa Jessica cuma dituntut 20 tahun penjara Arif Sumarko. ©2016 Merdeka.com/anisyah

Merdeka.com - Arif Sumarko tak mampu membendung kesedihannya saat mengenang I Wayan Mirna Salihin yang baru dinikahi selama 5 minggu telah meninggal. Kematian Mirna yang diduga diracun temannya Jessica Kumala Wongso dengan racun sianida menghancurkan masa indahnya bersama Mirna.

Meski Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut hukuman 20 tahun penjara namun itu tak membuat Arif puas. Sebab jika pun dikabulkan tuntutan itu tak membuat Mirna kembali hidup.

"Saya tidak puas dan kecewa sekali. Selama persidangan ini dirinya fokus pada perkara ini. Saya jadi teringat sama Mirna. Saya kenalan tahun 2006. Waktu pertama kenalan dia sudah ngilangin tiket parkir," kenang Arif sambil menitikan air mata saat dalam konferensi pers di Restoran Locanda di Kawasan Senayan, Kamis (6/10).

Sambil terbata-taba, Arif pun menceritakan kisah cintanya dengan anak pertama dari pasangan Edi Darmawan Salihin dengan Ni Ketut Sianti. Setelah satu tahun barulah Mirna bisa ditaklukkan.

Di masa-masa itu Arif mengaku sangat bahagia. Sebab Mirna mengantarkan Arif untuk dekat dengan Tuhan yang menbuat hidupnya jauh lebih baik setelah bersama Mirna.

"Di masa-masa pacaran itu saya bahagia sekali mengenal Mirna, dia banyak ubah hidup saya, dia kenalkan saya pada Tuhan. Mirna juga yang mengajarkan saya jadi orang itu harus tegas dan adil. Senua orang harus diperlakukan adil," kenang air sambil menangis.

Arif juga mengatakan Mirna orang yang kreatif. Saking kreatifnya detil pernikahannya waktu itu didesain dan dibuatnya sendiri. Hasilnya Mirna tampak sangat bahagia dengan hasil kerjanya itu.

"Kreatif bahkan di wedding banyak dekorasi banyak barang yang dia desain dan saya bangga kalalu dia happy," ucap Arif.

Namun kebahagian itu seketika hancur pada 6 Januari 2016. Masih tergambar jelas ingatan Arif pada peristiwa itu. ARIF sendiri yang mengantarkan Mirna dan akan menjemput Mirna usai bertemu dengan teman-temannya.

"Kepergian dia ini kita baru sebulan lebih, perginya dia ini menyayat hati apalagi yang ngelakuinnya itu temannya. Saya sendiri yangantar dan bilang bakal jemput. Enggak nyangka dapat telepon yang seperti itu," kata Arif.

"Samapia sekarang kata-kata hani masih teringat, waktu jemput itu masuh ada ekspresinya, enggak ke hapus, saya enggak mau balik ke waktu itu karena itu menyakitkan bagi saya. Dan pas dokter bilang dia enggak ada...," ungkapArif menahan rasa sedihnya.

Arif pun mengaku berusaha kuat selama persidangan. Dia hanya menginginkan keadilan bagi Mirna. Sebab Mirna tak akan bisa kembali lagi.

"Saya berusaha kuat untuk menghadapai persidangan . Saya harap keadilan itu ditegakkan. Mirnanya hilang dan enggak bakal bisa balik lagi," kata Arif mengakhiri.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP