Sosok Wiwiek Hargono, Istri Walkot Bekasi yang Ditegur Dedi Mulyadi Gara-Gara Ngungsi ke Hotel Saat Warga Kebanjiran

Wiwiek Hargono, istri Wali Kota Bekasi, menuai kritik saat menginap di hotel bintang empat saat banjir melanda, disertai laporan kekayaan Tri Adhianto.

NAIS
Oleh NAIS - Reporter
Sosok Wiwiek Hargono, Istri Walkot Bekasi yang Ditegur Dedi Mulyadi Gara-Gara Ngungsi ke Hotel Saat Warga Kebanjiran
Sosok Wiwiek Hargono, Istri Walkot Bekasi yang Ditegur Dedi Mulyadi Gara-Gara Ngungsi ke Hotel Saat Warga Kebanjiran (Merdeka.com)

Wiwiek Hargono, istri dari Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menjadi sorotan publik setelah keputusannya menginap di hotel bintang empat saat banjir melanda Kota Bekasi pada awal Maret 2025.

Kejadian ini menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat, terutama ketika rumah mereka terendam banjir. Banyak yang mempertanyakan etika dan tanggung jawab seorang pejabat publik dalam situasi darurat seperti ini.

Keputusan Wiwiek untuk menginap di hotel dianggap tidak sensitif dan mencerminkan kesenjangan antara pejabat dan masyarakat.

Kritikan terhadapnya semakin menguat setelah foto-foto dirinya beredar di media sosial, menunjukkan kemewahan yang dinikmatinya saat banyak warga yang berjuang menghadapi musibah.

Kabar Tri Adhianto dan istri mengungsi ke hotel sampai ke telinga Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Dedi langsung berekasi saat melihat video viral menyebut istri Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Wiwiek Hargono, mengungsi ke hotel saat warga Bekasi kebanjiran.

"Tidak ada sanksi, karena itu wewenang Menteri Dalam Negeri. Tapi sebagai Gubernur bisa melakukan pembinaan berupa teguran. Saya sampaikan teguran pada istri wali kota Bekasi untuk mengubah sikapnya," ujar Dedi Mulyadi saat berada di kantor BPK, Kota Bandung, Rabu (5/3).

Lantas siapakah sosok Wiwiek Hargono, berikut ulasannya dirangkum merdeka.com, Kamis (6/3).

Profil Singkat

Wiwiek Hargono merupakan seorang wanita kelahiran Jakarta 19 Februari 1974. Dia menikah dengan Tri Adhianto dan dikaruniai tiga orang anak.

Sebagai istri seorang pejabat, Wiwiek dikenal aktif dalam pelbagai kegiatan sosial dan organisasi di Kota Bekasi. Dia menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bekasi.

Selain menjabat Ketua TP PKK Kota Bekasi, Wiwiek juga memimpin Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Bekasi untuk periode 2022-2026.

Wiwiek Hargono juga aktif dalam bidang keagamaan dengan menjabat sebagai Ketua Majelis Ta'lim Nurul Fathia.

Sebelum menjadi istri Wali Kota Bekasi, Wiwiek disebut pernah berkarier di dunia pelayaran. Dia menemani Tri Adhianto yang menjadi Wali Kota Bekasi periode 2025-2030, setelah sebelumnya menjadi plt wali kota periode 2022-2023 dan Wakil Wali Kota Bekasi pada periode 2018-2022.

Klarifikasi Tri Adhianto

Tri Adhianto mengatakan tidak ada keinginan atau kesan bermewah-mewahan di saat warganya kebanjiran. Justru sebaliknya, dia menginap di hotel agar bisa melayani warga dengan cepat.

"Saya selamatkan dulu anak dan istri saya, kemudian pagi-pagi jam 6 saya juga harus sudah bergabung dengan warga, saya harus bisa memastikan bahwa pada pagi hari itu logistik harus sudah siap, karena memang sejak jam 10 malam saya berada di lapangan, jam 2 pulang dan saya hanya mengambil istri dan anak saya," ucap Tri, Rabu (5/3).

Sebelum banjir melanda, Tri sempat khawatir kediamannya di Perumahan Kemang Pratama akan terendam banjir. Karena berdasarkan pantauan, ketinggian muka air terus menunjukan peningkatan status.

"Karena pada saat jam 2 pagi itu memang ketinggian air sudah 600, dan saya perkirakan bahwa Kemang itu pasti akan tenggelam, nah kalau saya bertahan di dalam (rumah) berarti saya nggak bisa keluar," ujar dia.

Soal lebih memilih menginap di hotel ketimbang mengungsi bersama pengungsi lainnya, Tri mengatakan kalau tindakannya itu semata-mata hanya untuk memastikan dengan cepat kondisi warga Kota Bekasi yang terdampak banjir.

"Tentu ada hal-hal yang lebih baik lagi, supaya ini saja, supaya prosesnya (kebutuhan logistik warga terdampak banjir) bisa dipastikan lebih aman, tidak ada pengin kesan bermewah-mewahan," tutupnya.

Rekomendasi