Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sopir Bus Putera Fajar Tersangka, Polisi: Tidak Ditemukan Bekas Pengereman di TKP

Sopir Bus Putera Fajar Tersangka, Polisi: Tidak Ditemukan Bekas Pengereman di TKP

Sopir Bus Putera Fajar Tersangka, Polisi: Tidak Ditemukan Bekas Pengereman di TKP

"Artinya kendaraan saat melaju hingga terjadi kecelakaan tidak menggunakan rem," kata Dirlantas.

Sopir bus Trans Putera Fajar bernama Sadira (51) ditetapkan sebagai tersangka berkaitan dengan peristiwa kecelakaan di Jalan Raya Desa Palasari, Kecantikan Ciater, Subang.


Diketahui, kecelakaan yang terjadi pasa Sabtu (11/5) lalu ini mengakibatkan 11 orang meninggal, 13 orang luka berat dan 40 orang luka ringan.

Hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan Penyidik Unit Laka Lantas Polres Subang dan Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar.


Sadira dijerat dengan Pasal 311 ayat 5 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan kurungan 12 tahun penjara dan denda Rp 24 juta.

Dirlantas Polda Jabar Kombes Wibowo mengatakan penyelidikan kecelakaan tersebut menggunakan metoda TAA (Trafic Accident Analysis).

Selain itu, penyidik memeriksa 13 orang dari pengemudi, kernet, penumpang bus, saksi hingga saksi ahli dari Dinas Perhubungan Kabupaten Subang dan pihak agen travel. Pemeriksaan fisik bus pun dilakukam didukung Dishub Jabar dan Dishub Subang.


"Hasil olah TKP tidak ditemukan bekas pengereman. Yang ada hanya bekas tanda gesekan bus dan aspal. Artinya kendaraan saat melaju hingga terjadi kecelakaan tidak menggunakan rem," kata Wibowo.

Berdasarkan keterangan saksi, sopir bus mengetahui bahwa rem kendaraan ini bermasalah. Sepanjang perjalanan, bus ini dua kali diperbaiki remnya.


Perbaikan pertama saat di dekat Gunung Tangkubanparahu oleh mekanik atas panggilan dari sopir. Perbaikan rem kembali dilakukam saat rombongan beristirahat di rumah makan, di wilayah Ciater.

"Sopir sempat meminjam komponen rem ke sopir bus yang lain. namun ukurannya tidak sesuai. Perbaikan pun tidak jadi dilakukan. Rombongan kembali melanjutkan perjalanan hingga akhirnya terjadi musibah ini," jelas dia.

Ditemukan Permasalahan Komponen

Wibowo menjelaskan hasil pemeriksaan dua saksi ahli ditemukam ruang udara kompresor campuran oli dan air. Padahal seharusnya ruang udara kompresor hanya terisi angin. Pemicunya diduga terjadi kebocoran salah satu komponen karena kurangnya perawatan rutin. Fakta lainnya, oli pada kendaraan bus sudah berwarna keruh.

"Ini menunjukkan oli tidak diganti dalam waktu cukup lama. Dilakukan tes minyak rem terdapat kandungan air lebih dari 4 persen. Ini sudah melewati tes indikator minyak," jelas dia.

Pemicunya diduga terjadi kebocoran salah satu komponen karena kurangnya perawatan rutin. Fakta lainnya, oli pada kendaraan bus sudah berwarna keruh.


"Ini menunjukkan oli tidak diganti dalam waktu cukup lama. Dilakukan tes minyak rem terdapat kandungan air lebih dari 4 persen. Ini sudah melewati tes indikator minyak," jelas dia.

"Fakta berikutnya Jarak antar kampas rem idealnya 0,45 mm. Ditemukan jarak atau celah antar kampas 0,3 artinya di bawah dari standar," pungkasnya.

Penyebab Kecelakaan Bus Rombongan SMK Lingga Kencana Depok, Polisi Tunggu Hasil Metode TAA
Penyebab Kecelakaan Bus Rombongan SMK Lingga Kencana Depok, Polisi Tunggu Hasil Metode TAA

TAA adalah metode analisis komprehensif tentang kecelakaan lalu lintas oleh berbagai ilmu.

Baca Selengkapnya
Tim Traffic Accident Analysis Investigasi Sebab Bus Partai Hanura Terguling di Tol Ngawi
Tim Traffic Accident Analysis Investigasi Sebab Bus Partai Hanura Terguling di Tol Ngawi

Tiga orang tewas dalam peristiwa itu. Dua di antaranya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Baca Selengkapnya
Tim Traffic Accident Analysis Bakal Olah TKP Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana di Ciater
Tim Traffic Accident Analysis Bakal Olah TKP Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana di Ciater

Kepala Dinas Kesehatan Subang dr Maxi menyampaikan, ada 11 korban kecelakaan dalam itu.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Ini Identitas dan Kondisi Sopir Bus SMK Lingga Kencana yang Kecelakaan di Ciater
Ini Identitas dan Kondisi Sopir Bus SMK Lingga Kencana yang Kecelakaan di Ciater

Pada saat melaju di jalan yang menurun, bus tiba-tiba oleng ke kanan hingga menabrak kendaraan mobil dari arah berlawanan.

Baca Selengkapnya
Korban Tewas Kecelakaan Bus Rombongan Siswa dan Guru SMAN 1 Sidoarjo di Tol Ngawi jadi 2 Orang
Korban Tewas Kecelakaan Bus Rombongan Siswa dan Guru SMAN 1 Sidoarjo di Tol Ngawi jadi 2 Orang

Kasatlantas Polres Ngawi AKP M Sapari mengatakan pihaknya telah memeriksa Riwiyono (55), sopir bus PO Pratama Putra yang membawa para siswa SMAN 1 Sidoarjo.

Baca Selengkapnya
Polisi Dalami Pengakuan Sopir Bus Putera Fajar Soal Rem Sempat Diperbaiki Sebelum Kecelakaan
Polisi Dalami Pengakuan Sopir Bus Putera Fajar Soal Rem Sempat Diperbaiki Sebelum Kecelakaan

Wibowo mengatakan, sejauh ini baru satu orang yang dimintai keterangan sebagai saksi.

Baca Selengkapnya
Sopir Bus Putera Fajar jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Subang, Ini Kelalaiannya
Sopir Bus Putera Fajar jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Subang, Ini Kelalaiannya

Sopir Bus Putera Fajar jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Subang, Ini Kelalaiannya

Baca Selengkapnya
Penyebab Kecelakaan Rombongan Siswa SMP Malang Terungkap, Sopir Bus Sempat Tidur saat Mobil Dalam Kecepatan Tinggi
Penyebab Kecelakaan Rombongan Siswa SMP Malang Terungkap, Sopir Bus Sempat Tidur saat Mobil Dalam Kecepatan Tinggi

Akibat kecelakaan tersebut, dua orang dinyatakan meninggal dunia dari jumlah keseluruhan penumpang bus sebanyak 51 orang.

Baca Selengkapnya
Tragedi Maut Bus Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikapek, 6 Orang Tewas
Tragedi Maut Bus Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikapek, 6 Orang Tewas

Sesampainya di KM 41,400 A, bus oleng ke kiri dan menabrak pagar pembatas jalan.

Baca Selengkapnya