SMAN 6 klaim sudah beri honor siswi penari Ratoh Jaroe, rata-rata Rp 1 juta/orang
Merdeka.com - Persoalan pembayaran honor untuk siswi se-DKI Jakarta yang tergabung dalam kelompok tari Ratoh Jaroe saat Asian Games 2018 lalu sempat mengalami kendala. Khusus di SMAN 6 Jakarta, akhirnya masalah itu terselesaikan.
"Alhamdulillah kami SMA 6 bisa menyelesaikan seperti yang kami sampaikan dari awal bahwasanya kegiatan ini memang sudah berlangsung pada bulan Agustus tapi baru hari ini bisa terselesaikan administrasinya," kata Wakil Humas Sapras SMAN 6, Husniwati, saat ditemui di sekolahan, Jakarta, Jumat (21/9).
Husni menjelaskan, untuk siswi yang tampil mendapatkan fee senilai Rp 1.050.000, dengan rincian Rp 50.000 per harinya.
"Tergantung kehadiran dia. Kalau dia water (kelompok tari water) itu 21 kali, dikali Rp 50.000. Jadi paling banyak anak-anak tuh menerima Rp 1.050.000 kalau hadir terus dan daftar hadir dari Inasgoc," ungkapnya.
Pihak Inasgoc, lanjut Husni, memberikan dana sekitar Rp 520 juta untuk biaya operasional para siswa selama latihan. Dana tersebut diberikan dalam tiga termin, yakni pada April, Juni dan termin ketiga masuk ke rekening sekolah pada 17 September. Sehingga dia membantah telah terlambat untuk memberikan dana apresiasi pada siswa.
"Tahap ketiga baru tanggal 17 September malam kami terima. Dan kami tahunya dana itu masuk per Selasa dan pada hari Rabu kami kumpulkan semua peserta yang tergabung dalam 3 event itu yaitu saat grup water, beach dan welcome," ucapnya.
Husni juga menjelaskan, sesuai dengan MoU, dana operasional harian diberikan sebesar Rp 200 ribu per-siswa. Dana itu digunakan untuk membayar biaya operasional siswa selama melakukan latihan seperti biaya makan dan transportasi.
"Memang dikatakan di situ untuk anak Rp 200 ribu, silakan digunakan untuk semua operasional kegiatan ini. Kami kan enggak tau mau berapa kali latihannya itu," jelas dia.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya