Aulia Kesuma alias AK panik usai membunuh suaminya Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili. Rencana seolah-olah terjadi kebakaran di garasi mobil rumahnya di kawasan Cilandak, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, gagal total.
"Jadi gini loh pertama ceritanya, manusia kan punya rencana tapi Allah berkehendak lain. Tadinya saya punya rencana untuk menghilangkan jejak itu seolah-olah Pak Edi sama Dana mau pergi dari garasi," katanya di Polda Metro Jaya, Selasa (3/9).
"Jadi seolah-olah Pak Edi itu mau keluar rumah sama Dana tapi tidak tahu kalau tangki Calya, tangki Calya itu kan gampang bocor dan menyalakan rokok setelah itu terbakar. Saya tahu persis begitu garasi kebakar otomatis pemadam akan segera datang. Jadi saya tidak pernah terbesit untuk membakar satu rumah, tapi garasi yang ada mobilnya," sambungnya.
Namun, rencana itu gagal hingga dirinya membuat cara lainnya agar kasus ini tak seperti pembunuhan.
"Jadi saya bukan berarti Dana sama Pak Edi itu harus gosong, tapi hanya luka bakar, dan maksudnya menghilangkan sidik jari, ya intinya itu saja sih membuat suatu ceritanya seperti itu jadi bukan sengaja untuk dibakar," ungkapnya.
Dalam skenario kebakaran, Aulia mengaku ide itu bukan dari dirinya. Tetapi, ia mengakui kebakaran dan ingin menjatuhkan mobil ke jurang terinspirasi karena sering nonton sinetron.
"Ya jadi memang karena kepanikan-kepanikan yang saya terima, jadi akhirnya saya sama Kalvin itu pun waktu perjalanan sesungguhnya kita tidak tahu arah, bukan kita menuju di sana (TKP), enggak. Kita itu ya mungkin karena kebanyakan nonton sinetron atau bagaimana, kita tadinya berfikir gini loh. Kita tidak berpikir sampai meledak sampai Kalvin luka bakar kan. Jadi kita maunya api kecil nyala setelah itu mobilnya kita dorong ke jurang," jelasnya.
Atas kepanikan itu, Aulia mengaku Kalvin terbakar saat ingin membakar mobil tersebut. "Jadi tidak seperti itu, karena Kalvin tidak pernah membakar itu, Kalvin pun membakarnya dari dalam bukan dari luar, makanya Kalvin ikut kebakar gitu," pungkasnya.