Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Simulasi Pengamanan Pemilu di Jatim Diwarnai Aksi Pembebasan Sandera

Simulasi Pengamanan Pemilu di Jatim Diwarnai Aksi Pembebasan Sandera Simulasi Pengamanan Pemilu 2019 di KPU. ©2019 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Di hadapan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakilnya Emil Elestianto Dardak, pasukan TNI Pori unjuk kemampuan mengamankan Pemilu 2019 lewat latihan Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) di Lapangan Makodam V Brawijaya, Selasa (19/3).

Dalam simulasinya, personel gabungan ini menunjukkan kemampuannya dalam aksi pembebasan sandera dan pengendalian massa, serta pengendalian huru-hara saat Pemilu digelar.

"Saya berharap, sinergitas TNI-Polri, serta stakeholder yang terlibat dalam pengamanan Pilpres dan Pileg 2019 yang kurang 29 hari lagi ini dapat terlaksana dengan aman, lancar, dan kondusi," kata Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan.

Peragaan Sispamkota ini, lanjutnya, digelar untuk mewujudkan situasi Kamtibmas di Jawa Timur yang aman dan kondusif saat Pemilu 17 April 2019 digelar. "(Latihan) ini terdiri enam tahapan," lanjutnya.

Enama tahapan latihan pengamanan itu adalah distribusi surat suara, tahapan kampanye, masa tenang, pemungutan suara, hasil pemungutan suara, dan diakhiri dengan tahapan Sispamkota.

Senada, Gubernur Khofifah yang hadir menyaksikan latihan pengamanan Pemilu yang dilakukan anggota TNI/Polri ini, berharap Pemilu di Jawa Timur berlangsung aman dan kondusif, baik sebelum maupun sesudah coblosan.

"TNI-Polri, dalam hal ini Polda Jatim dan Kodam V Brawijaya, sudah benar benar siap dalam melaksanakan pengamanan pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019. Kita berharap semuanya lancar, aman dan kondusif," tandas Khofifah.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP