Sidang Interpol, kerjasama keamanan di wilayah perbatasan dibahas

Selasa, 8 November 2016 18:25 Reporter : Juven Martua Sitompul
Sidang Interpol, kerjasama keamanan di wilayah perbatasan dibahas Sidang Interpol. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Polri melalui Divisi Hubungan Internasional Polri (Divhubinter) melakukan kerjasama dengan sejumlah delegasi yang wilayahnya memiliki perbatasan dengan Indonesia. Kerjasama itu dilakukan untuk mengantisipasi masuknya pelaku kejahatan ke Indonesia melalui perbatasan.

"Sehingga perlu adanya kerjasama perbatasan antara negara yang bertetangga, baik dalam pengawasan maupun penindakan terhadap ancaman kejahatan lintas kejahatan," kata Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali, Selasa (8/11).

Martinus menambahkan melalui Divhubinter, Polri juga melakukan kerjasama Internasional dengan beberapa lembaga mitra kerja manca negara. Di mana misi Internasional Polri adalah melaksanakan kerjasama dengan organisasi Internasional semisal PBB, ICPO-INTERPOL dan di luar organisasi Internasional dalam skala global dan regional.

"Kerjasama dilakukan dengan sesama negara anggota ICPO-INTERPOL dalam upaya mewaspadai, mencegah dan memberantas kejahatan internasional dan trans- nasional," ujar dia.

Selain soal penegakkan hukum, dalam sidang itu, Polri juga membahas kerjasama terkait perlindungan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri. Sehingga nantinya, Polri akan menempati beberapa anggotanya di beberapa negara akreditasi.

"Termasuk pengembangan kapasitas dalam penegakan hukum dan melaksanakan misi perdamaian dan keamanan dunia, juga melakukan perlindungan warga negara Indonesia di luar negeri dengan menempatkan atase Polri dan Staf Teknis Polri di beberapa negara akreditasi," ucap dia.

Dipaparkan mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini data institusi negara-negara yang melakukan kerjasama Internasional dengan Polri. Di antaranya, Kementerian Keamanan Umum Republik Rakyat Tiongkok, Pemerintahan Republik Islam Pakistan, Kepolisian Selandia Baru dan Kepolisian Nasional Korea Selatan.

Kemudian,Kepolisian Diraja Malaysia, Pemerintah Republik Sosialis Vietnam, Pemerintah Republik Polandia, Kepolisian Nasional Filipina, Australia Federal Police, Kementerian Dalam Negeri dan Hubungan Kerajaan Belanda, Police Academy Of The Netherlands.

Lalu, United Kingdoms Great Britain and Northen Ireland, Pemerintah Romania, Pemerintah Federasi Rusia, Kepolisian Vanuatu, Federal Bureau Investigation (FBI), Kepolisian Namibia, Kepolisian Republik Demokratik Timor Leste, dan Kementerian Dalam Negeri Mozambique.

Selanjutnya, Kementerian Keamanan Umum Republik Demokratif Laos, Kejaksaan Agung Meksiko, Kementerian Pertahanan Keamanan Nasional, Imigrasi Republik Fiji serta Organisasi Internasional untuk Migrasi, Japan Indonesia Cooperation Agency.

"Sedangkan dalam misi Internasional, pada tahun ini Polri telah berpartisipasi dalam

misi perdamaian PBB dan kemanusiaan, di Sudan (Darfur), Republik Sudan Selatan dan Haiti," pungkas Martinus. [dan]

Topik berita Terkait:
  1. Sidang Interpol Di Bali 2016
  2. Denpasar
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini