Sidak pelayanan publik, Ombudsman soroti status tenaga kerja honorer

Rabu, 13 Juni 2018 22:08 Reporter : Yunita Amalia
Ombudsman sidak di pintu air Manggarai. ©2018 Merdeka.com/Yunita Amalia

Merdeka.com - Jelang hari raya Idul Fitri, Ombudsman melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah titik. Komisioner Ombudsman, Adrianus Meliala mengatakan, inspeksi perlu dilakukan agar pelayanan publik tidak terganggu saat perayaan hari raya Idul Fitri.

Titik pertama yang dikunjungi Adrianus dan komisioner lainnya Ombudsman, Ninik Rahayu adalah pintu air Manggarai. Dalam inspeksi tersebut, keduanya meminta diperlihatkan koordinasi antar pintu air satu dengan lainnya.

"Kita laporan tiap satu jam sekali pak ke setiap pintu air yang sudah terhubung. Komunikasinya menggunakan radio," ujar seorang petugas jaga, Rabu (13/6).

Setelah melihat sistem koordinasi pintu air, Adrianus dan Ninik diperlihatkan langsung alat operasional. Saat diperlihatkan, keduanya sempat menyayangkan alat yang sudah tua.

Bahkan, Adrianus menyoroti merek alat yang sudah hilang. Petugas mengatakan alat tersebut sudah ada sejak era kolonial Belanda masih di Indonesia.

Krusialnya, di akhir inspeksi, status petugas jaga pintu air ternyata masih tenaga honorer. Hal itu menjadi sorotan utama pihak Ombudsman.

"Orang yang begitu memiliki tanggung jawab berat ternyata masih berstatus honorer. Kami mengharapkan Pemprov DKI bisa memperhatikan itu," ujarnya. [fik]

Topik berita Terkait:
  1. Ombudsman
  2. Pemprov DKI
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini