Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Siang ini, polisi bakal sterilisasi Gereja Katedral

Siang ini, polisi bakal sterilisasi Gereja Katedral katedral Jakarta. shutterstock

Merdeka.com - Ratusan personel keamanan yang tergabung dalam unsur Polri, TNI dan Pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menjaga perayaan Natal di sekitar Gereja Katedral, Jakarta Pusat. Namun, tambahan personel masih bisa saja terjadi.

"Dari data yang sudah masuk ada 116 personel gabungan. Tapi masih akan bertambah," kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Polisi Suyatno saat ditemui di Gereja Katedral, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Sabtu, (24/12).

Berdasarkan pantauan merdeka.com, kepolisian akan melakukan sterilisasi. Saat ini sebagian petugas juga sudah melakukan persiapan keamanan, seperti memasang check door.

"Sterilisasi dilakukan sekitar jam 11.00 WIB," kata salah satu perwakilan Gereja Katedral, Romo Kristiono.

Sebagai tambahan, tampak mobil tim gegana Polda Metro Jaya di lokasi. Setiap tahun penjagaan ketat di Katedral selalu diberlakukan demi keamanan dan ketenangan umat yang ingin beribadah.

Sementara itu, Kapolsek Sawah Besar Kompol Ridwan Soplanit mengatakan pengamanan di Gereja Katedral merupakan kegiatan rutinitas. "Cuma, dengan adanya kejadian radikal atau teroris yang terjadi belakangan ini, jadi kesiapan pengamanan lebih dimaksimalkan," katanya.

Ridwan menyebut, pengamanan bahkan sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelum perayaan akan di mulai. Para petugas sudah disebar untuk melakukan beberapa tahapan proses pengamanan.

"Kami dari jauh-jauh hari sudah melakukan deteksi-deteksi dini. Seperti penggalangan, pemantauan khususnya di Sawah Besar, berkoordinasi dengan warga, sampai ke tahapan pertemuan dengan lintas agama," tutur Ridwan.

"Kalau di hari H, seluruh gabungan aparat akan dikerahkan. Kalau dari polri ada 200, atau bisa lebih. Belum lagi dari tentara, satpol PP, ormas yang jaga, dan Citra Bhayangkara. Jumlahnya bisa dua kali lipat," sambungnya.

Selain itu, kata Ridwan, pengamanan akan melibatkan beberapa alat khusus yang menggunakan perangkat IT dan juga anjing pelacak.

"Alat khusus tetap (ada). Check door, metal detector, dan berbagai alat IT lain yang digunakan khusus selama kegiatan. Kalau anjing pelacak standar sih, kami sediakan tiga," papar Ridwan.

Terkait dengan antisipasi keamanan yang sudah dilakukan di beberapa titik, Ridwan mengatakan sejauh ini wilayah masih aman.

"Sejauh ini aman. Enggak ada indikasi ancaman dan lain sebagainya. Harapan kami semoga bisa terjalin baik, terutama sinergitas dari TNI, Polri, Pemda, dan warga. Kalau semua bergabung tidak akan celah untuk (ancaman) itu," pungkas Ridwan. (mdk/eko)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP