Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Setnov cuma senyum ditanya Made Oka bantah kasih duit ke Puan Maharani

Setnov cuma senyum ditanya Made Oka bantah kasih duit ke Puan Maharani Setya Novanto diperiksa KPK. ©2018 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Terdakwa kasus korupsi e-KTP Setya Novanto hanya melontarkan senyum usai diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Made Oka Masagung dan Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, Selasa (27/3).

Setya Novanto keluar dari gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sekitar pukul 16.20 WIB. Dia tidak mengeluarkan sepatah kata pun untuk menjawab pertanyaan awak media.

Senyumnya malah makin lebar setelah disinggung soal bantahan Made Oka atas pernyataanya pada sidang Kamis 22 Maret lalu. Saat itu, Setya Novanto menyebut mengetahui adanya aliran dana ke elit PDIP yakni Puan Maharani dan Pramono Anung dari mantan bos PT Gunung Agung itu.

Tersangka kasus korupsi e-KTP Made Oka Masagung membantah isi pernyataan terdakwa Setya Novanto di persidangan yang menyebut adanya realisasi pemberian uang ke sejumlah pihak, termasuk Komisi II DPR dan Ketua Fraksi.

Saat persidangan e-KTP pada Kamis 22 Maret lalu, Setya Novanto mengatakan bahwa realisasi pemberian uang tersebut diketahuinya dari Made Oka saat berkunjung ke kediamannnya, bersama dengan Andi Agustinus alias Andi Narogong.

"Kalau menurut klien saya, pernyataan Setnov dimuka pengadilan minggu lalu itu tidak benar," tutur kuasa hukum Made Oka, Bambang Hartono di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, Senin 26 Maret 2018.

Menurut Bambang, pertemuan antara Made Oka dan Setya Novanto pun tidak terjadi. Untuk itu, kesaksian yang mengatakan jatah untuk orang-orang di DPR telah dieksekusi dan tersalur melalui Andi dan Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, tidak benar.

"Tidak ada sama sekali, karena itu kan bulan Oktober tahun 2012. Tidak pernah ke rumahnya Pak Setya Novanto," jelas dia.

Bantahan Made Oka termasuk juga soal aliran dana korupsi e-KTP yang disebut Setya Novanto masuk ke kantong kader PDIP Pramono Anung dan Puan Maharani.

"Pernyataan Setnov enggak benar," Bambang menandaskan.

Reporter: Nanda Perdana Putra

Sumber: Liputan6.com

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP