Asosiasi Kota (Askot) PSSI Palembang secara resmi kembali menghelat kompetisi sepak bola usia muda bergengsi, Liga Arena Palembang 2025. Penyelenggaraan ini menandai berakhirnya masa vakum selama lima tahun, memberikan angin segar bagi pembinaan talenta muda di kota tersebut. Ajang ini akan berlangsung di Stadion Kamboja Palembang, Sumatera Selatan, menjadi wadah penting bagi para pesepak bola belia.
Ketua Askot PSSI Palembang, Mohammad David, menegaskan bahwa pengaktifan kembali Liga Arena adalah prioritas utama kepengurusan saat ini. Langkah ini merupakan komitmen kuat untuk memperkuat fondasi pembinaan atlet sepak bola sejak usia dini. David berharap kompetisi ini dapat menjadi stimulus bagi perkembangan bakat-bakat lokal.
Liga Arena Palembang tidak hanya berfungsi sebagai ajang kompetisi rutin, tetapi juga berperan strategis sebagai sarana seleksi pemain. Para talenta terbaik yang bersinar di Liga Arena nantinya akan diproyeksikan untuk mewakili Palembang dalam kejuaraan Piala Suratin, membuka jalan menuju jenjang yang lebih tinggi dalam karier sepak bola mereka.
Advertisement
Advertisement
Komitmen PSSI Palembang untuk Pembinaan Usia Dini
Kembalinya Liga Arena Palembang setelah lima tahun absen menunjukkan komitmen serius Askot PSSI Palembang terhadap pembinaan sepak bola. Mohammad David menyatakan, "Liga Arena ini kembali kita gelar setelah lima tahun vakum. Ini merupakan komitmen kami untuk pembinaan usia muda di Palembang. Anak-anak membutuhkan panggung untuk unjuk kemampuan dan mengembangkan bakat mereka." Pernyataan ini menegaskan visi jangka panjang kepengurusan dalam mengembangkan potensi atlet lokal.
Penyelenggaraan Liga Arena Palembang ini diharapkan mampu mengisi kekosongan kompetisi reguler bagi pemain usia muda. Keberadaan kompetisi yang berkelanjutan sangat krusial untuk mengasah kemampuan teknis dan mental bertanding para pemain. Melalui ajang ini, mereka dapat merasakan atmosfer pertandingan sesungguhnya dan belajar beradaptasi dengan tekanan kompetisi.
David menambahkan bahwa komitmennya sebagai ketua umum adalah menghidupkan kembali seluruh kompetisi sepak bola, mulai dari usia dini hingga dewasa. Ini mencerminkan upaya menyeluruh untuk menciptakan ekosistem sepak bola yang sehat dan berkelanjutan di Palembang. Liga Arena menjadi salah satu pilar utama dalam strategi pembinaan tersebut.
Advertisement
Advertisement
Jalur Seleksi Menuju Piala Suratin dan Persyaratan Peserta
Liga Arena Palembang tidak sekadar kompetisi, melainkan juga gerbang menuju kesempatan yang lebih besar, yaitu Piala Suratin. Mohammad David menjelaskan, "Pemain terbaik dari Liga Arena ini nantinya akan disaring untuk tampil di Piala Suratin." Proses seleksi ini memberikan motivasi tambahan bagi para peserta untuk menunjukkan performa terbaik mereka di setiap pertandingan.
Direktur Kompetisi Askot PSSI Palembang, Herryanto Husada, merinci bahwa Liga Arena 2025 akan berlangsung dari 15 November hingga 28 Desember 2025. Pertandingan akan digelar setiap hari Sabtu dan Minggu, memastikan jadwal yang teratur bagi para peserta. Kompetisi ini dibagi dalam dua kategori usia, yaitu U-12 dan U-14, dengan jumlah tim yang berbeda.
Kategori U-12 diikuti oleh delapan tim: Putra Sunda, Pusri, Elmas, Persegrata, PSS, Bumara, SAS, dan Planet. Sementara itu, kategori U-14 diikuti oleh 14 tim yang terbagi dalam dua grup. Grup A terdiri dari PSS, Persemal, Putra Sunda, Planet, Perisai, Gapu, dan Persegrata. Grup B diisi oleh Pusri, Bumara, Bayu Putra, Patra Muda, Askia, Bhayangkara, dan SAS.
Advertisement
Untuk memastikan keabsahan dan fokus pada pembinaan lokal, terdapat persyaratan ketat bagi peserta Liga Arena Palembang. Herryanto Husada menegaskan bahwa peserta hanya berasal dari Sekolah Sepak Bola (SSB) yang telah berafiliasi dengan Askot PSSI Palembang. Selain itu, “Seluruh pemain yang ikut wajib memiliki Kartu Keluarga (KK) Kota Palembang,” kata Husada, memastikan bahwa hanya talenta asli Palembang yang berkompetisi.
Sumber: AntaraNews