Sepi Penumpang, Harga Tiket Bus Solo - Jakarta Capai Rp500 Ribu
Merdeka.com - Semenjak moda transportasi kembali beroperasi, banyak PO Bus yang menawarkan perjalanan jarak jauh. Namun pantauan di Terminal Tirtonadi Solo, sejumlah agen bus masih nampak sepi. Tak banyak calon penumpang yang memesan tiket untuk perjalanan jarak jauh.
Selain ketatnya persyaratan untuk calon penumpang, mahalnya tiket menjadi salah satu penyebab. Sukoco, salah satu agen di Terminal Tirtonadi mengatakan jumlah bus AKAP jarak jauh yang beroperasi khususnya rute Jabodetabek sangat terbatas. Mahalnya tiket membuat penumpang harus berpikir ulang untuk bepergian dengan naik bus.
"Harga tiket bus AKAP tujuan Solo-Jabodetabek dijual mulai dari Rp465 ribu sampai Rp500 ribu. Padahal, sebelum ada virus corona harga tiket hanya berkisaran Rp17 ribu sampai Rp235 ribu, tergantung fasilitas bus yang ditawarkan," terang Sukoco, Rabu (13/5).
Penyebab lainnya, syarat yang harus dipenuhi penumpang sangat ribet dengan protokol kesehatan yang juga sangat ketat.
"Kami sebagai agen tiket bus AKAP jarak jauh terkena imbasnya. Penjualan tiket menjadi sepi, tidak laku," keluhnya.
Agen bus lainnya, Ahmad Bukori, menyampaikan hal yang sama. Kenaikan harga tiket bus AKAP tujuan Solo-Jabodetabek, berdampak pada sepinya penumpang. Kondisi tersebut membuat sebagian besar agen bus pilih menutup usahanya.
"Agen tiket bus kami hampir semua tidak laku. Kalau bisa harapan kami ada kelonggaran aturan soal transportasi umum di tengah pandemi corona," tuturnya.
Ia menjelaskan, sesuai aturan saat ini penumpang diwajibkan menunjukkan surat sehat dari instansi terkait. Di antaranya dari gugus tugas Covid-19 daerah, Dinas Kesehatan, penumpang bukan pemudik, harus pakai masker dan memberlakukan social distancing di dalam bus. Jika persyaratan tersebut tidak dipenuhi maka penumpang tidak bisa membeli tiket bus apalagi naik bus.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya