Seorang Terduga Teroris di Bekasi Merupakan Atlet Karate

Kamis, 9 Mei 2019 21:25 Reporter : Adi Nugroho
Seorang Terduga Teroris di Bekasi Merupakan Atlet Karate Mabes Polri Beberkan Kronologis Penangkapan Terduga Teroris di Bekasi. ©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Densus 88 Antiteror Polri menangkap terduga teroris seorang remaja berusia 18 tahun berinisial YM. Dia ditangkap di kawasan Rawalumbu, Kota Bekasi, Rabu (9/5) malam. YM disebut merupakan atlet Karate berprestasi.

Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia Kota Bekasi, Zulkarnaen Alregar mengatakan, YM merupakan atlet perguruan. Ia menyebut kalau YM belum pernah membela kontingen Kota Bekasi dalam berbagai kejuaraan amatir.

"Levelnya masih di bawah skuat Kota Bekasi, kita cek data belum pernah juara 1 di turnamen resmi kita Bekasi Open," kata Zulkarnaen saat dihubungi wartawan, Kamis (9/5).

Berdasarkan informasi yang dia dapat, bahwa YM setelah lulus sekolah, YM tidak latihan di dojonya karena mengikuti kursus IT.

"Atlet tersebut susah dilacak karena selalu gonta ganti nomor HP," kata Zulkarnaen.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengatakan, sosok YM sebagai atlet berprestasi diungkapkan oleh orang tuanya. Bahkan, YM pernah meraih medali dalam kejuaraan di Bali dan Kalimantan Selatan.

"Ini kita sayangkan dan kita sesalkan karena anak-anak muda sekarang ini mudah sekali terpapar paham radikalisme," kata Dedi di Mabes Polri.

Sebelum menangkap YM, Densus 88 lebih dulu menangkap EY alias Rafli yang merupakan pimpinan YM di SPBU Kalimalang, Duren Sawit. Hasil penggeledahan di toko HP EY, polisi menemukan bom pipa dan bahan peledak. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini