Seorang Sekuriti di Samarinda Cabuli 2 Bocah SD

Selasa, 18 Juni 2019 00:07 Reporter : Saud Rosadi
Seorang Sekuriti di Samarinda Cabuli 2 Bocah SD Ilustrasi Pelecehan Seksual. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Robinson Rantelinggi (33), sekuriti yang tinggal di kawasan Selili Samarinda, diringkus polisi, Senin (17/6). Dia mencabuli 2 bocah laki-laki anak tetangganya dengan iming-iming diberi uang Rp 5.000. Robinson juga diduga mencabuli empat bocah lain.

Kasus ini terbongkar Minggu kemarin, setelah Robinson tepergok keluarga korban. Dia kemudian mengaku telah berbuat tidak senonoh dengan korban yang masih duduk di bangku SD.

"Ada dua anak. Satu korban 6 kali (mencabuli) dan korban kedua 2 kali," kata Robinson ditemui wartawan di Mapolsek Samarinda Kota, Jalan Bhayangkara.

Usai mencabuli dua korban, Robinson juga kerap memberikan uang Rp 5.000 kepada korban, meski korban sempat berteriak. "Kurang tahu juga kenapa saya bisa begitu," kilahnya.

Sementara Kapolsek Samarinda Kota Kompol Nur Kholis menerangkan, korban memang tinggal bertetangga dengan kedua korban. "Korban indekos sekitar rumah tinggal korban, jadi kita tangkap di kosnya. Info sementara, ada enam korban. Baru dua anak yang melapor," terang Kholis.

Pelaku diketahui bercerai dari istrinya, yang kini tinggal di kampung halaman. Dari pernikahannya itu, pelaku dikaruniai seorang anak. "Jadi, setiap habis melakukan itu, pelaku sering bilang ke korban jangan bilang siapa-siapa," sebut Kholis.

Sementara ini, pelaku diduga mengidap paedofilia. "Ada dugaan pelaku ini mengalami kelainan, diduga paedofil. Penyidik menerapkan Undang-undang Perlindungan Anak. Sementara baru diketahui ada dua anak jadi korban. Kita kembangkan terus karena saya yakin akan terus berkembang," demikian Kholis. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini