Seorang Ibu di Surabaya Kehilangan Dompet Saat Sibuk Merekam Sandiaga

Kamis, 7 Februari 2019 19:52 Reporter : Moch. Andriansyah
Seorang Ibu di Surabaya Kehilangan Dompet Saat Sibuk Merekam Sandiaga Seorang ibu di Surabaya kehilangan dompet saat sambut kedatangan Sandiaga. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Kunjungan Cawapres urut 02, Sandiaga S Uno di Pondok Pesantren Tarbiyatul Qulub Indonesia, Surabaya, Jawa Timur, diwarnai aksi seorang pencopet, Kamis (7/2). Korbannya adalah pendukung paslon urut 02 sendiri, Sulami.

Peristiwa ini bermula ketika Sandi tiba di area pondok pesantren yang berada di Jalan Asem Raya, Kecamatan Asem Rowo. Momen inipun dimanfaatkan para pendukung dan tamu undangan untuk foto-foto. Bahkan merekamnya melalui video kamera ponselnya (HP) masing-masing.

Nah, dalam kondisi pengunjung yang berdesakan dan saling berebut untuk mendekat ke arah Sandi itulah, pelaku pencopetan itu memanfaatkan situasi. Dan, dompet Sulami raib entah digondol siapa.

Cerobohnya Sulami, ketika Sandi tiba di lokasi, saking ngefansnya sama sang Cawapres, warga Jalan Simo ini tanpa sadar meninggalkan tasnya di tempat duduknya. Padahal, di sekitar ibu muda ini tak ada orang yang dikenal.

"Saya tinggal nyoting-nyoting pakai HP. Lha kok tas saya tiba-tiba sudah terbuka," sesal Sulami sambil menangis.

Sulami mengaku, dia baru mengetahui kalau kehilangan dompetnya saat selesai mengabadikan momen kedatangan Sandi melalui kamera HP-nya dan kembali ke tempat duduknya semula.

"Tas saya terbuka, dompetnya juga enggak ada. Isinya uang Rp 300.000, dan surat-surat kendaraan saya juga sudah tidak ada lagi dalam tas," sesalnya lagi.

Atas kejadian ini, Sulami pun melapor ke panitia acara, yang kemudian ditindaklanjuti dengan penggeledahan ke semua tas milik ibu-ibu yang berada di lokasi. Sayang, dompet dan surat-surat kendaraannya tetap tak ditemukan. Sulami pasrah dan akan melapor ke polisi.

Sementara Sandiaga S Uno, dalam kesempatan ini, mengatakan bahwa masyarakat Jawa saat ini sudah sejahtera. Namun, jika menginginkan perubahan, dia mengajak masyarakat bergabung dengan Paslon urut 02, Prabowo-Sandi.

"Prabowo-Sandi memberikan solusi dan pilihan, tinggal masyarakat yang memilih," kata Sandi. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Pencopetan
  2. Sandiaga Uno
  3. Surabaya
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini