Sempat Diisolasi, Satu ODP Virus Corona di RSPI Sulianti Saroso Dipulangkan
Merdeka.com - Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso akan memulangkan satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sempat diisolasi terkait virus Covid-19 atau corona. Satu pasien tersebut dinyatakan negatif virus corona setelah menjalani test atau uji laboratorium.
"Kemudian hari ini nanti dipulangkan satu," kata Dirut RSPI Sulianti Saroso, Mohammad Syahril di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Kamis (12/3).
Ia memastikan, satu orang PDP tersebut akan dipulangkan hari ini. Karena, satu orang PDP tersebut dinyatakan negatif virus corona. "(Dipulangkan) Nanti sebentar lagi, itu negatif. Memang sudah negatif, PDP biasa," ujarnya.
"RSPI merawat 8 positif. Iya, 8 positif kalau tidak ada lagi kan. Berarti kita ada 3 tempat yang bisa dipakai untuk rujukan masyarakat di Jabodetabek ini," sambungnya.
Lalu, untuk total pasien yang saat ini masih dirawat di RSPI terkait virus corona berjumlah sembilan orang. Namun, satu dari sembilan orang tersebut belum dipastikan positif corona atau tidak.
Karena, satu orang tersebut merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan masih menunggu hasil uji laboratorium apakah PDP tersebut positif atau negatif virus corona.
"Jadi saat ini ada 9 pasien yang sedang dirawat di RSPI. Yang sudah diumumkan 8 yang positif yang satu belum diumumkan. (Total yang diisolasi) 9 (orang), 8 (orang) positif, 1 PDP," sebutnya.
Ia memastikan, untuk kondisi delapan pasien yang positif terkena corona tersebut dalam keadaan baik. Namun, mereka tersebut masuk dalam kondisi ada yang batuk, demam serta sesak, tapi tidak terlalu berat.
"Kecuali yang tadi malam meninggal, yang lain masuknya masih bagus. Jadi, semua pasien yang 8 ada di sini masuknya juga tidak terlalu berat, tetapi ada demam, ada batuk, ada sesak. Tidak berat itu maksudnya tidak membutuhkan ventilator dan keadaannya masih bisa kontak dengan baik," jelasnya.
Mereka yang dilakukan isolasi oleh RSPI Sulianti Saroso tersebut, masuk dalam keadaan gejala batuk, demam bahkan ada yang sesak. "Iya itu standarnya ya, jadi semua pasien yang dimasukkan di sini itu ada gejala-gejala itu," ucapnya.
Bantah Kasus nomor 23 Pakai Ventilator
Selain itu, Syahril membantah terkait kasus nomor 23 yang menggunakan ventilator. Karena, kasus nomor 23 tersebut masuk ke RSPI Sulianto Saroso dalam keadaan baik.
"(Kasus nomor 23 pakai ventilator) Tidak ya, mungkin salah, artinya dia masuk bagus. Pasien nomor 23 baik, enggak ada apa-apa. Mungkin salah tulis," tutupnya.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya