Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, baru-baru ini menjadi saksi semaraknya pergelaran seni budaya bertajuk "Muda Cinta Budaya Fest 2026". Acara yang diselenggarakan pada Minggu, 14 Juni, di Taman Budaya Kalsel ini berhasil menarik perhatian dengan penampilan puluhan penari muda berbakat. Festival ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap seni dan budaya lokal di kalangan generasi muda, sekaligus melestarikan warisan leluhur di tengah arus modernisasi.
Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR, turut hadir dan menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif tersebut. Beliau menegaskan bahwa kesenian budaya, khususnya seni tari, masih sangat hidup dan digemari oleh kawula muda di daerah ini. Kehadiran puluhan seniman muda yang menampilkan berbagai seni tari kreasi dan tradisi menjadi bukti nyata bakat luar biasa yang dimiliki oleh generasi penerus bangsa.
Pergelaran ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kebolehan, tetapi juga manifestasi komitmen kuat pemerintah daerah dan seluruh elemen pendukungnya. Dukungan ini esensial untuk menjaga eksistensi kearifan lokal, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan globalisasi yang seringkali mengikis nilai-nilai tradisional.
Advertisement
Advertisement
Semangat Generasi Muda dalam Pelestarian Budaya
Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR secara langsung menyaksikan talenta luar biasa dari puluhan seniman muda yang terlibat dalam Muda Cinta Budaya Fest 2026. Mereka menampilkan beragam seni tari, baik kreasi maupun tradisi, yang memukau para penonton. Apresiasi ini menunjukkan bahwa semangat melestarikan budaya masih membara di kalangan generasi muda Banjarmasin.
Yamin menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen kuat untuk mendukung kegiatan semacam ini. Dukungan tersebut sangat penting untuk menjaga kearifan lokal agar tidak tergerus oleh modernisasi. Inisiatif mandiri seperti yang dilakukan oleh Sanggar Ayu Putri merupakan langkah nyata yang sangat berharga bagi kota seribu sungai dalam upaya pelestarian seni budaya daerah warisan para leluhur.
Beliau juga menyoroti bahwa menumbuhkan rasa cinta terhadap seni dan budaya lokal adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah semata. Pesan kuat yang diusung oleh gelar "Muda Cinta Budaya" sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana arus teknologi dan globalisasi begitu pesat.
Advertisement
Advertisement
Budaya sebagai Inspirasi dan Jembatan Antargenerasi
Wali Kota H Muhammad Yamin HR menekankan bahwa "Budaya bukan hanya warisan masa lalu yang harus dijaga, tetapi juga sumber inspirasi untuk menciptakan karya-karya baru yang relevan dengan zaman." Pandangan ini mendorong generasi muda untuk tidak hanya menjadi penjaga, tetapi juga pelopor dalam mengembangkan dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia.
Peran generasi muda sangat krusial dalam konteks ini. Mereka diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu mengadaptasi dan memodifikasi seni budaya agar tetap menarik dan relevan. Dengan demikian, seni budaya tidak akan terkesan kuno, melainkan terus hidup dan berkembang seiring waktu. Ini adalah investasi jangka panjang untuk identitas bangsa.
Kegiatan seperti Muda Cinta Budaya Fest 2026 menjadi platform penting untuk mewujudkan visi tersebut. Melalui pergelaran seni tari, para penari muda tidak hanya menunjukkan bakat, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur budaya kepada audiens. Ini adalah cara efektif untuk memastikan bahwa warisan budaya tetap lestari dan menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat modern.
Advertisement
Sumber: AntaraNews